Pencarian

3 Tim Mahasiswa UNISKA Banjarmasin Borong Medali di Kompetisi Internasional Thailand, Riset Kulit Buah Naga Raih Emas

Minggu, 09 Agustus 2026 • 22:50:01 WIB
3 Tim Mahasiswa UNISKA Banjarmasin Borong Medali di Kompetisi Internasional Thailand, Riset Kulit Buah Naga Raih Emas
Mahasiswa UNISKA Banjarmasin meraih medali emas pada International Student Competition di Thailand melalui riset kulit buah naga untuk produk skincare anti-inflamasi.

BANJARMASIN — Dua mahasiswa UNISKA MAB mempersembahkan medali emas sekaligus penghargaan Favorite Poster pada ajang International Student Competition (ISC) 3rd ISC. Muhammad Rizky Maulana dari Program Studi Peternakan dan Shofhah Raihanasari dari Program Studi Agribisnis menang lewat riset inovasi pemanfaatan kulit buah naga merah sebagai bahan aktif produk skincare anti-inflamasi.

Karya berjudul “Horticultural Commodity Downstreaming: Utilization of Red Dragon Peel Anthocyanin Extract as an Active Ingredient in Anti-Inflammatory Skincare Product” itu dibimbing Fuzi Maulana Ash’ari, S.Pt., M.P. Riset ini menyoroti hilirisasi komoditas hortikultura lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Riset Sosial Ekonomi Raih Perak: Perkawinan Anak dan Generasi Z

Medali perak diraih Siti Maysarah dari Program Studi Manajemen bersama Muhammad Ajide Rahmawan dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah. Keduanya meneliti persoalan sosial ekonomi yang tengah hangat: perkawinan anak, kemiskinan, dan meningkatnya angka perceraian pada generasi Z.

Penelitian berjudul “Child Marriage in Socio-Economic Issues: Poverty Trap and Rising Divorce Rates in Generation Z” itu dibimbing Assoc. Prof. Dr. Didi Susanto, S.Sos., M.I.Kom., M.Pd. Topik ini dinilai relevan dengan kondisi sosial di Kalimantan Selatan yang masih menghadapi persoalan perkawinan usia dini di sejumlah daerah.

Limbah Kayu Ulin Jadi Perunggu untuk Regenerasi Luka Diabetes

Kategori perunggu disumbang mahasiswa Program Studi Farmasi, Syahrizal Husni Mubarak Malawat dan Said Muhammad Al-Hasymi, pada ajang 10th Faperta Fair. Mereka memaparkan potensi biomedis gel nano-carrier berbahan ekstrak limbah kayu ulin untuk mempercepat regenerasi jaringan luka diabetes.

Penelitian tersebut dibimbing apt. Nily Su’aida, S.Farm., M.Farm. Kayu ulin yang selama ini dikenal sebagai material konstruksi khas Kalimantan, diangkat menjadi alternatif bahan baku medis bernilai tinggi.

Rektor: Bukti Pola Pembinaan Mahasiswa Berjalan Efektif

Rektor UNISKA MAB Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, SE., MM., menilai deretan prestasi ini menjadi indikator bahwa pola pembinaan kemahasiswaan yang dijalankan kampus selama ini berhasil. Ia menegaskan capaian tersebut akan terus dilanjutkan dan dikembangkan.

“Keberhasilan mahasiswa UNISKA menjuarai berbagai event di level internasional ini menunjukkan bahwa pola pembinaan kemahasiswaan yang dilakukan UNISKA selama ini tergolong berhasil. Dan itu akan terus dilanjutkan serta dikembangkan ke depannya,” ujar Zainul.

Ia menambahkan, UNISKA MAB akan terus mendorong mahasiswa agar tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu menunjukkan kualitasnya di panggung internasional. “Tentunya ini menjadi bagian pemicu serta semangat bagi mahasiswa dan UNISKA mampu bersaing tidak hanya di nasional hingga internasional,” katanya.

Zainul berharap prestasi serupa terus meningkat dan semakin banyak mahasiswa UNISKA MAB yang mengharumkan nama kampus di berbagai kompetisi internasional. “Mudah-mudahan ini terus dapat ditingkatkan dan menjadi kebanggaan kampus,” pungkasnya.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalimantanpost.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks