BANJARBARU — Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Ke-XXI Tingkat Kota Banjarbaru resmi ditutup di Aula Gedung Bina Satria Kota Banjarbaru, Jumat (16/10/2026) malam. Penutupan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni sekaligus menjadi momentum pengumuman pemenang berdasarkan hasil penilaian Dewan Hakim.
Kompetisi tahun ini diikuti 168 peserta yang tersebar dalam delapan cabang perlombaan. Dari jumlah itu, Kecamatan Banjarbaru Utara keluar sebagai juara umum tingkat kecamatan.
Muhammad Riduan Husairi Raih Juara Umum Perorangan
Selain gelar juara umum tingkat kecamatan, penghargaan Juara Umum Perorangan diraih Muhammad Riduan Husairi. Peserta asal Kecamatan Banjarbaru Utara itu mencatat nilai tertinggi berdasarkan penilaian Dewan Hakim.
Dua gelar tersebut menjadikan Banjarbaru Utara sebagai kecamatan paling dominan pada MTQ edisi kali ini. Capaian itu disebut menjadi salah satu hasil utama dari kompetisi yang digelar tahun ini.
Juara Dapat Pembinaan Lanjutan Sebelum ke Tingkat Provinsi
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kota Banjarbaru Hendri Atmaja menyampaikan bahwa peserta yang berhasil meraih juara akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan lanjutan. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
"Peserta yang berhasil meraih juara akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan lanjutan," kata Hendri Atmaja.
Pembinaan lanjutan diharapkan membantu para juara meningkatkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri untuk bersaing pada tingkat kompetisi berikutnya. Dengan begitu, hasil MTQ tingkat kota menjadi bekal untuk meningkatkan prestasi Banjarbaru di ajang provinsi.
MTQ Jadi Sarana Cari Bibit Unggul Generasi Qur'ani
Penyelenggaraan MTQ juga menjadi sarana mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin giat mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an. Selain ajang kompetisi dan pencarian bibit unggul, kegiatan ini diharapkan memperkuat syiar Islam serta mendorong lahirnya generasi Qur'ani yang berprestasi.
Bagi warga Banjarbaru, pembinaan bagi para juara menjadi tahapan yang perlu dipantau. Sebab, hasilnya akan menentukan kesiapan kota ini bersaing pada MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.