JAKARTA — Kerja sama Yamaha dengan Umi Kasum diwujudkan lewat penyelenggaraan Umi Kasum Cup VI, ajang lomba kicau burung yang mempertemukan pegiat dari berbagai daerah. GEAR ULTIMA diposisikan sebagai maskot utama kolaborasi, bukan sekadar produk yang dipajang di arena.
Model yang tampil merupakan hasil garapan builder Atenk Katros dengan tema Kicau Mania. Unit custom itu berfungsi ganda: sebagai inspirasi kendaraan bagi penghobi burung dan kendaraan operasional kru selama acara berlangsung.
Alasan Yamaha Masuk ke Komunitas Kicau Mania
Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, menyebut komunitas kicau burung sebagai pasar yang bergerak. Para pegiatnya rutin berpindah lokasi membawa kandang, pakan, dan perlengkapan lomba.
"Sebagai brand yang telah hadir lebih dari setengah abad di Tanah Air, Yamaha terus berupaya untuk tetap relevan dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia. Di era ketika sepeda motor telah menjadi bagian dari gaya hidup, memahami hobi konsumen merupakan sebuah keharusan. Karena itulah kami hadir dalam berbagai kegiatan, termasuk lomba kicau burung yang telah lama memiliki basis penggemar besar di Indonesia," ungkap Rifki.
Pernyataan itu merujuk pada filosofi perusahaan sebagai "KANDO Creating Company" yang menargetkan pengalaman menyentuh hati konsumen. Pendekatan hobi dipilih karena dinilai lebih dekat ke keseharian pengguna sepeda motor dibanding promosi produk semata.
Spesifikasi GEAR ULTIMA: Carry Mode dan Konsumsi BBM
GEAR ULTIMA dibangun mengikuti Standar Motor Indonesia (SMI). Skutik ini mengandalkan karakter tangguh dengan fitur carry mode untuk mengangkut barang, konsumsi bensin irit, serta posisi pakai yang praktis.
Kombinasi itu yang membuat Yamaha menilai model tersebut cocok untuk Kicau Mania. Perlengkapan lomba burung menuntut ruang angkut tambahan, sementara mobilitas harian menuntut kendaraan yang tidak boros.
"Karakter kebutuhan tersebut sangat sesuai dengan Yamaha GEAR ULTIMA sebagai skutik multi-guna untuk mendukung aktivitas harian sekaligus hobi konsumennya," ungkap Rifki.
Umi Kasum Cup VI sebagai Panggung Komunitas
Umi Kasum dikenal sebagai perempuan pegiat burung dengan basis penggemar luas di kalangan Kicau Mania. Namanya dipakai sebagai brand ajang lomba yang tahun ini memasuki edisi keenam.
Royal King Arena di PTC Pulo Gadung menjadi lokasi penyelenggaraan, mempertemukan penghobi, peserta lomba, dan pedagang perlengkapan burung dalam satu area. Kehadiran unit custom di arena memberi peserta kesempatan melihat langsung konfigurasi kendaraan yang disesuaikan dengan kebutuhan hobi mereka.
Bagi Yamaha, kolaborasi ini memperluas jangkauan merek ke segmen konsumen yang selama ini jarang disentuh kampanye otomotif arus utama. Komunitas kicau burung dinilai punya loyalitas tinggi dan intensitas pertemuan rutin yang membuat pemasaran berbasis pengalaman lebih efektif.