Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-19 tingkat Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, resmi dibuka Bupati H Abdul Hadi di Lapangan Pahlawan Aseri, Desa Mungkur Uyam, Kecamatan Juai, dengan 357 peserta dari delapan kecamatan. Ajang yang berlangsung 2-4 Oktober 2026 itu mempertandingkan 28 cabang lomba, didukung dana hibah APBD 2026 sebesar Rp1,5 miliar. Pembukaan berlangsung Jumat, dengan Bupati menegaskan hibah untuk LPTQ Balangan tetap dipertahankan meski ada efisiensi anggaran dan pengurangan dana bagi hasil dari pemerintah pusat.
PARINGIN — Sebanyak 357 peserta dari delapan kecamatan se-Kabupaten Balangan mengikuti MTQ ke-19 yang dipusatkan di Kecamatan Juai. Kepala Kantor Kementerian Agama Balangan Hj Nahdiyatul Husna menekankan bahwa kompetisi ini bukan hanya soal meraih juara, melainkan bagian dari syiar agama Islam dan upaya membumikan Al Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ini ditopang dana hibah APBD Balangan 2026 senilai Rp1,5 miliar. Sejumlah pihak turut berkontribusi, di antaranya PT Adaro Indonesia, Bank Kalsel, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Perekonomian Rakyat Balangan.
Apa Saja yang Diperlombakan di MTQ Balangan 2026?
Camat Juai sekaligus Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-19 Nanang Edward melaporkan, seluruh peserta berasal dari kecamatan se-Kabupaten Balangan. Mereka bersaing dalam 28 cabang lomba yang telah disiapkan panitia.
"Peserta berasal dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Balangan dengan jumlah 357 peserta yang mengikuti 28 cabang lomba," ujar Nanang Edward.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 2-4 Oktober 2026, dengan Lapangan Pahlawan Aseri sebagai pusat pembukaan. Kecamatan Juai dipilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun ini.
Bupati Balangan Pertahankan Hibah LPTQ meski Ada Efisiensi Anggaran
Bupati Balangan H Abdul Hadi menyatakan pemerintah daerah tetap memprioritaskan kegiatan keagamaan, termasuk MTQ, di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pengurangan dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Hibah untuk Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Balangan dipertahankan agar pembinaan peserta terus berjalan.
"Pemerintah daerah tetap mempertahankan hibah bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Balangan agar pembinaan terhadap peserta dapat terus berjalan," ucap Bupati dalam sambutan pembukaan MTQ.
"Di tengah efisiensi, kita tetap memberikan dan tanpa ada mengurangi dana untuk hibah LPTQ Kabupaten Balangan," katanya.
Peringkat Balangan Naik dari Kelima ke Keempat di MTQ Provinsi Kalsel
Abdul Hadi menyebut Balangan berhasil memperbaiki peringkat dari posisi kelima pada 2025 menjadi peringkat keempat pada MTQ tingkat Provinsi Kalsel 2026. Capaian itu dinilainya sebagai modal dan bukti nyata bahwa kualitas peserta terus meningkat.
"Capaian tersebut menjadi modal dan bukti nyata bahwa kualitas peserta kita terus meningkat," ujar Bupati.
Ia meminta seluruh peserta menjaga sportivitas selama perlombaan dan menjadikan MTQ sebagai sarana ibadah serta mempererat persaudaraan. Persaingan antarkafilah, menurut dia, hanya berlangsung selama proses seleksi. Peserta yang terpilih nantinya akan menjadi perwakilan Kabupaten Balangan di tingkat provinsi.
MTQ Jadi Ajang Mencari Qari, Qariah, Hafiz, dan Hafizah Terbaik
Hj Nahdiyatul Husna berharap pelaksanaan MTQ menghasilkan qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang tidak hanya mahir membaca Al Quran, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
"MTQ bukan hanya sekadar ajang untuk saling berlomba dan mendapatkan yang terbaik, tetapi kita mencari qari-qariah, hafiz-hafizah terbaik dan juga sebagai syiar agama Islam," kata Hj Nahdiyatul Husna.
Ia juga berharap kafilah terbaik dari Kabupaten Balangan dapat menjadi perwakilan daerah sekaligus bersiap menghadapi MTQ tingkat provinsi berikutnya yang akan digelar di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 2027.