KOTABARU — Kehadiran anggota DPRD Kotabaru di tengah perayaan HUT ke-41 Desa Wonorejo, Kecamatan Pamukan Utara, tidak sekadar seremonial. Rahmad, legislator dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), memanfaatkan momen tersebut untuk menegaskan komitmennya mengawal aspirasi warga dan memprioritaskan pembangunan desa setempat.
"Di usia yang ke 41 ini dukungan pembangunan sangat di perlukan guna kemajuan bagi warga setempat," kata Rahmad di Kotabaru, Jumat.
Kali Pertama Dihadiri Anggota DPRD, Kades Sebut Jadi Suntikan Moral
Perayaan HUT Wonorejo tahun ini tercatat istimewa. Untuk pertama kalinya dalam sejarah desa, seorang perwakilan rakyat hadir langsung di tengah-tengah warga. Kepala Desa Wonorejo, Fajar Ikrar Pratama, mengaku bangga dan menilai kehadiran Rahmad memberikan suntikan moral bagi pemerintah desa.
"Kami mengapresiasi sosok beliau yang terbuka dan berkomitmen memprioritaskan bantuan bagi kemajuan warga kami," ujar Fajar.
Kekompakan Warga Jadi Modal Utama Pembangunan
Dalam sambutannya, Rahmad tidak hanya berbicara soal infrastruktur. Ia secara khusus memuji kekompakan warga Desa Wonorejo yang dinilainya sukses menjaga kerukunan selama empat dekade terakhir. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang terlihat dari kemeriahan acara selawat bersama adalah bukti nyata sinergi kuat antara warga dan pemerintah desa.
"Ini bukan sekadar slogan. Tanpa kerja sama masyarakat dan para perintis desa, kemeriahan ini mustahil terwujud," tegas Rahmad.
Desa Wonorejo sendiri merupakan desa eks transmigrasi yang telah berdiri sejak awal 1980-an. Perjalanan panjang selama 41 tahun itu disebutnya sebagai fondasi penting. Kekuatan sosial yang sudah terbentuk dinilai menjadi modal dasar yang tak kalah penting dibandingkan anggaran pembangunan fisik.
Komitmen Pengawalan Aspirasi Warga Pamukan Utara
Rahmad memastikan dirinya tidak akan berhenti pada janji seremonial. Ia berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga Wonorejo dan sekitarnya di Pamukan Utara hingga terealisasi dalam program pembangunan daerah. Kehadirannya di acara warga disebutnya sebagai bagian dari tugas pokok sebagai wakil rakyat, bukan sekadar agenda politik.
Dukungan dari pemerintah kabupaten dinilai krusial bagi desa-desa di wilayah utara Kotabaru yang jaraknya cukup jauh dari pusat pemerintahan. Aksesibilitas dan pemerataan pembangunan menjadi isu yang kerap disuarakan, dan komitmen dari anggota DPRD diharapkan mampu mempercepat realisasi kebutuhan warga di kawasan tersebut.