Pencarian

DPRD Kalsel Hadiri Ritual Mesiwah Pare Gumboh di Balangan, Tradisi Syukur Panen Dayak Deah yang Diwariskan Leluhur

Senin, 13 Juli 2026 • 12:35:01 WIB
DPRD Kalsel Hadiri Ritual Mesiwah Pare Gumboh di Balangan, Tradisi Syukur Panen Dayak Deah yang Diwariskan Leluhur
Anggota DPRD Kalsel Nor Fajeri hadir dalam ritual adat Mesiwah Pare Gumboh di Balangan.
Syukur Panen Dayak Deah yang Diwariskan Leluhur LEAD: Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Nor Fajeri, menghadiri pembukaan ritual adat Mesiwah Pare Gumboh di Desa Liyu dan Desa Gunung Riut, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Jumat (10/7/2026). Kehadiran wakil rakyat dari Fraksi Gerindra itu menjadi sinyal dukungan resmi lembaga legislatif terhadap upaya masyarakat Dayak Deah menjaga warisan budaya leluhur. ISI:

PARINGIN — Ritual adat Mesiwah Pare Gumboh bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi masyarakat Dayak Deah di dua desa di Kecamatan Halong, tradisi ini adalah ungkapan syukur atas panen padi yang melimpah, sekaligus pengikat hubungan sosial antarwarga.

Nor Fajeri, anggota Komisi IV DPRD Kalsel, menilai kegiatan ini membawa dampak lebih luas dari urusan pertanian. “Tradisi ini mempererat hubungan sosial antarwarga dan memperkuat identitas budaya kita,” ujarnya di lokasi.

Mengapa DPRD Kalsel Turun Langsung ke Halong?

Kehadiran Nor Fajeri di tengah masyarakat Dayak Deah menunjukkan perhatian serius legislatif terhadap pelestarian budaya lokal. Menurutnya, kekompakan warga Desa Liyu dan Desa Gunung Riut dalam mempertahankan Mesiwah Pare Gumboh patut diapresiasi.

Ia menegaskan, tradisi budaya daerah adalah bagian penting dari identitas masyarakat Kalimantan Selatan yang harus terus dijaga. Pelestarian ini memperkuat nilai kebersamaan sekaligus mengenalkan kekayaan budaya kepada generasi mendatang.

Rangkaian Prosesi yang Khidmat

Pembukaan ritual berlangsung khidmat. Tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga dari dua desa mengikuti doa bersama serta prosesi adat sesuai warisan turun-temurun masyarakat Dayak Deah.

Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya merayakan keberhasilan panen. Mereka juga memperkuat nilai gotong royong dan penghormatan terhadap budaya leluhur. Tradisi itu menjadi momentum tahunan untuk mempererat hubungan antarwarga di Kecamatan Halong.

Nor Fajeri berharap tradisi Mesiwah Pare Gumboh terus berkembang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Dayak Deah. Sebagai wakil rakyat, ia menjamin dukungan terhadap kegiatan adat yang memberi dampak positif bagi warga akan terus berlanjut.

Bagikan
Sumber: kalimantanlive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks