Pencarian

Yamaha WR155R Buat Harian? Ini Klaim Yamaha soal Motor Terabasan

Minggu, 13 September 2026 • 11:50:31 WIB
Yamaha WR155R Buat Harian? Ini Klaim Yamaha soal Motor Terabasan
Yamaha menyatakan WR155R dirancang agar tetap dapat digunakan untuk aktivitas harian.

KALIMANTAN SELATAN — Anggapan bahwa motor dual purpose selalu kurang praktis untuk harian dibantah langsung oleh Yamaha. Dalam pertemuan di Grand Wisata Cibeureum National Motocross Circuit, Bekasi, Jumat (11/9/2026), pihak pabrikan menyatakan WR155R justru dirancang agar tetap bisa dipakai untuk aktivitas sehari-hari.

Klaim ini menarik karena WR155R selama ini dikenal sebagai motor jangkung dengan ban dual purpose berprofil kasar. Pertanyaannya, seberapa masuk akal klaim tersebut kalau dilihat dari spesifikasi dan pola pemakaian konsumennya?

Penjualan WR155R Masih Jadi Andalan Sport Yamaha

Manager Public Relations, YRA & Community PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Rifki Maulana, menyebut WR155R masih menjadi salah satu model sport dengan penjualan yang sehat di Indonesia.

"Salah satu sport yang masih bagus penjualannya ya WR155 ini. Karena memang untuk penghobi speknya juga cukup mumpuni, kalau penghobi di offroad ataupun dirt track seperti ini," ujar Rifki.

Pernyataan itu menunjukkan WR155R bukan produk yang sekadar dipertahankan sebagai pelengkap lineup. Model ini punya basis konsumen yang jelas, terutama dari kalangan penghobi off-road dan dirt track yang memang mencari motor dengan spesifikasi mumpuni di kelasnya.

Konsumennya Tidak Cuma Penghobi Off-Road

Yang menarik, Rifki menyebut pembeli WR155R cukup variatif. Di beberapa daerah, motor ini tidak semata dipakai untuk melibas dirt track, tetapi juga jadi bagian dari gaya hidup.

"Variatif ya. Kalau yang mungkin untuk beberapa daerah itu ternyata WR juga dipakai untuk lifestyle, jadi tidak untuk penggunaan dirt track. Mereka memodifikasi, kayak jadi motor seperti itu, supermoto," tambahnya.

Fenomena ini menjelaskan kenapa Yamaha cukup percaya diri menyebut WR155R layak untuk harian. Basis penggunanya sudah bergeser sebagian ke arah penggunaan jalan raya dan modifikasi supermoto, bukan hanya medan tanah.

Rasio OEM Jadi Alasan WR155R Nyaman Buat Harian

Alasan teknis yang diangkat Yamaha soal kenyamanan harian bertumpu pada rasio yang disetel pabrikan. Menurut Rifki, rasio bawaan WR155R dari pabrik memang mendukung pemakaian sehari-hari.

"Oke banget, karena memang rasionya yang kita secara factory OEM kan memang support buat pemakaian sehari-hari," ungkapnya.

Klaim ini masuk akal kalau melihat konfigurasi mesinnya. WR155R memakai mesin 155 cc satu silinder dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA) yang menghasilkan tenaga 12,3 kW pada 10.000 rpm dan torsi 14,3 Nm pada 6.500 rpm, disalurkan lewat transmisi manual enam percepatan.

Spesifikasi yang Mendukung Karakter Dual Purpose

Karakter dual purpose WR155R diperkuat sederet komponen yang memang dirancang untuk medan campuran. Berikut poin utamanya:

  • Mesin 155 cc satu silinder dengan VVA, tenaga 12,3 kW @10.000 rpm dan torsi 14,3 Nm @6.500 rpm
  • Transmisi manual enam percepatan
  • Suspensi depan teleskopik 41 mm dan monoshock belakang
  • Ban dual purpose 21 inci depan dan 18 inci belakang
  • Tangki bahan bakar 8,1 liter

Ukuran ban 21 inci di depan adalah salah satu alasan postur WR155R terlihat jangkung. Di satu sisi, ini menguntungkan saat melewati medan kasar. Di sisi lain, pengendara bertubuh pendek perlu menyesuaikan diri dengan tinggi sadelnya.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Klaim Yamaha soal kenyamanan harian perlu dibaca dengan konteks. Motor dual purpose tetap punya kompromi yang melekat pada karakternya.

  • Tinggi sadel jangkung bisa jadi kendala untuk pengendara bertubuh mungil, terutama saat berhenti di lampu merah
  • Ban dual purpose berprofil kasar umumnya lebih berisik dan kurang optimal di aspal basah dibanding ban jalan
  • Posisi berkendara lebih tegak dan tinggi, belum tentu cocok untuk perjalanan jauh di tol
  • Getaran mesin satu silinder 155 cc tetap terasa di putaran tinggi saat dipakai harian

Poin-poin ini bukan berarti WR155R gagal sebagai motor harian. Sebaliknya, calon pembeli perlu tahu bahwa "nyaman" di sini sifatnya relatif, bergantung pada postur pengendara dan jenis rute yang dilalui setiap hari.

Siapa yang Cocok dengan WR155R

WR155R paling masuk akal untuk pengendara yang ingin satu motor dengan dua fungsi: commuting harian dan main ke medan tanah saat akhir pekan. Buat yang tinggal di daerah dengan jalan rusak atau banyak jalanan berbatu, karakter suspensi dan ban besarnya justru jadi nilai tambah.

Sebaliknya, kalau kebutuhan utama adalah perjalanan jarak jauh di jalan aspal mulus atau berkendara di dalam kota dengan banyak berhenti, motor dengan sadel lebih rendah dan ban jalan akan terasa lebih praktis. Klaim Yamaha soal kenyamanan harian WR155R valid, tapi tidak berlaku sama untuk semua pengendara.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks