Pencarian

Dinas Perdagangan Tapin Intensifkan Pemantauan Sembako Jelang Nataru, Harga Gula Masih di Atas HAP

Minggu, 01 November 2026 • 14:16:02 WIB
Dinas Perdagangan Tapin Intensifkan Pemantauan Sembako Jelang Nataru, Harga Gula Masih di Atas HAP
Petugas Dinas Perdagangan Tapin memantau harga sembako di pasar menjelang Natal dan Tahun Baru.

RANTAU — Kepala Dinas Perdagangan Tapin, Walaidi Rakhmat, menyatakan pemantauan pasar dilakukan rutin untuk mendeteksi potensi lonjakan permintaan maupun gangguan pasokan. Menurutnya, momentum akhir tahun selalu membawa risiko kenaikan kebutuhan masyarakat yang harus diantisipasi lebih awal.

Berdasarkan pemantauan dinas, harga gula curah kini berada di kisaran Rp18.500 per kilogram. Angka itu turun dari posisi sebelumnya yang sempat menyentuh Rp19.000 per kilogram.

Gula kemasan juga mencatat penurunan serupa. Dari sekitar Rp22.000 per kilogram, harga di pasaran kini bergerak di kisaran Rp21.000 per kilogram.

Harga Gula Belum Kembali ke Acuan Pemerintah

Meski trennya menurun, Walaidi menegaskan kedua jenis gula tersebut belum kembali sesuai acuan pemerintah. Dinas Perdagangan terus mencermati pergerakan angka itu dari hari ke hari.

"Perkembangan harga sejumlah komoditas tetap menjadi perhatian kami, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga," ujarnya, Minggu (1/11/2026).

Daging Ayam Ras Ikut Bergerak Turun

Komoditas lain yang dipantau adalah daging ayam ras. Setelah sempat naik dari Rp37.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, harga kini mulai turun ke Rp39.000 per kilogram.

Walaidi menjelaskan, naik turunnya harga bahan pokok dipengaruhi sejumlah faktor. Ketersediaan pasokan dari daerah penghasil, harga pembelian di tingkat distributor, serta kelancaran distribusi hingga ke pasar menjadi penentu utama.

Karena itu, penurunan harga yang terjadi belum membuat pemerintah daerah mengendurkan pengawasan. Pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok terus dilakukan untuk mendeteksi potensi kenaikan maupun gangguan pasokan.

Koordinasi Lintas Instansi Diperkuat

Menghadapi Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Tapin memperkuat koordinasi dengan instansi terkait. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan sekaligus menjaga ketersediaan bahan pokok di pasaran.

Warga diimbau tidak melakukan panic buying. Pembelian berlebihan justru berpotensi mendorong harga naik di tengah pasokan yang belum sepenuhnya stabil.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks