KALIMANTAN SELATAN — Marc Marquez menilai Jorge Martin terlalu memaksakan diri tampil di MotoGP Malaysia 2026 meski pergelangan tangan kanannya cedera. Pebalap Aprilia itu mengalami patah tulang radius usai kecelakaan di Sprint Race MotoGP Australia, namun tetap turun di Sirkuit Sepang.
Marquez: Martin Sangat Menderita di Sepang
Marquez menyebut rivalnya itu menanggung beban besar selama balapan berlangsung. Menurutnya, kondisi Martin terlihat jelas di lintasan.
"Dia sangat menderita hari ini," kata Marquez, seperti dilansir Motosan.
Pebalap Spanyol itu mengaku tetap memantau pergerakan Martin dan Marco Bezzecchi karena keduanya sama-sama bersaing dalam perebutan gelar juara dunia. Fokus pada balapan sendiri tak membuatnya melepas perhatian dari dua rival utama tersebut.
Keraguan Marquez soal Tingkat Keparahan Cedera Martin
Marquez belum bisa memastikan seberapa parah patah tulang yang dialami Martin. Ia menyebut ada kemungkinan cedera itu hanya berupa retakan kecil, bukan patah total.
"Saya tidak tahu pasti apakah Jorge mengalami patah tulang radius secara total, patah sebagian, atau hanya retakan kecil. Kalau memang patahnya total, menurut saya dia sudah terlalu memaksakan diri," ujarnya.
Meski demikian, Marquez yakin Martin bersama fisioterapis dan dokter tim akan berupaya memulihkan kondisinya agar bisa kembali tampil kompetitif. Pemantauan terhadap perkembangan cedera itu masih berjalan.
Aspal Sirkuit Sepang Dinilai Butuh Pelapisan Ulang
Selain kondisi Martin, Marquez menyoroti permukaan aspal Sirkuit Sepang yang dinilai belum ideal. Menurutnya, karakter lintasan di Malaysia tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu maupun sesi tes.
"Kondisinya seperti saat tes dan seperti tahun lalu. Tidak lebih baik atau lebih buruk, sangat mirip. Aspalnya perlu dilapisi ulang. Ini aspal yang benar-benar membutuhkan pelapisan ulang, tetapi kondisinya tidak lebih buruk dibandingkan tahun lalu," tuturnya.
Catatan soal aspal Sepang menjadi salah satu sorotan tersendiri di tengah persaingan gelar yang memanas. Kondisi lintasan kerap memengaruhi strategi ban dan ritme balapan para pebalap di klasemen teratas.