PELAIHARI — Lima pemuda dikirim Dispora Tanah Laut untuk bersaing di lima bidang kepeloporan pada seleksi tingkat provinsi. Dari jumlah itu, empat orang lolos ke tahap berikutnya, dan tiga di antaranya keluar sebagai juara.
Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Tala, Muhammad Hadiat Wicaksono, menyebut penyaringan berlangsung bertahap sebelum peserta melaju ke tingkat provinsi. "Tala mengirimkan lima orang dari masing-masing bidang kepeloporan. Setelah melalui fact finding, ada empat orang yang masuk ke tahap berikutnya," jelasnya, Kamis (29/10/2026).
Siapa Saja yang Meraih Juara di Pemuda Pelopor Kalsel 2026
Bambang Kurniawan menjadi satu-satunya wakil Tanah Laut yang meraih juara pertama, yakni pada bidang pangan. Dua nama lain harus puas di posisi kedua pada bidang masing-masing.
- Bambang Kurniawan — juara pertama bidang pangan
- Syahda Rahmadila — juara kedua bidang pendidikan
- Arif Adi Putra — juara kedua bidang seni budaya
Dua perwakilan lainnya, Viola Octaviani Ramadhani di bidang inovasi teknologi serta Wirdan di bidang pengelolaan sumber daya alam, lingkungan, dan pariwisata, tidak masuk daftar pemenang.
Empat dari Lima Peserta Lolos Tahap Fact Finding
Seleksi tingkat provinsi digelar Dispora Kalsel di Banjarmasin. Sebelum sampai ke sana, peserta dari kabupaten harus melewati penyaringan internal yang menilai kepeloporan di tiap bidang.
Hadiat menilai hasil ini menunjukkan pemuda Tanah Laut punya potensi besar untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Prestasi itu diharapkan memacu generasi muda lain agar terus berinovasi dan menghadirkan solusi bagi lingkungan sekitar.
Pemuda Pelopor Jadi Wadah Karya Berkelanjutan
Menurut Hadiat, ajang Pemuda Pelopor berfungsi sebagai ruang strategis bagi kaum muda untuk menunjukkan peran aktif mereka. Penilaian tidak berhenti pada ide, tetapi juga keberlanjutan karya di berbagai bidang.
"Ajang Pemuda Pelopor ini bisa menjadi wadah strategis bagi kaum muda untuk menunjukkan peran aktif dan keberlanjutan karya mereka di berbagai bidang," tuturnya.
Bagi Tanah Laut, tiga gelar juara tahun ini menambah catatan prestasi kepemudaan daerah. Dispora Tala belum menyampaikan rencana pembinaan lanjutan bagi para pemenang maupun dua peserta yang belum meraih juara.