Pencarian

Honda Uji Jalan Charging Induktif di Tateyama Expressway Jepang

Kamis, 22 Oktober 2026 • 14:22:01 WIB
Honda Uji Jalan Charging Induktif di Tateyama Expressway Jepang
Honda menguji jalan raya pengisian induktif bersama Taisei Corporation di Tateyama Expressway, Jepang timur.

KALIMANTAN SELATAN — Honda mulai menguji jalan raya pengisian induktif bersama Taisei Corporation di Tateyama Expressway, timur Tokyo, awal tahun depan. Uji ketahanan ini memakai pad pengisian yang disederhanakan, dengan target menahan satu juta putaran roda kendaraan. Namun biaya perawatan infrastruktur menjadi pertanyaan besar yang belum terjawab.

Infrastruktur pengisian terdiri dari pola inverter yang tertanam di aspal lajur kendaraan, disuplai oleh stasiun daya DC di sisi jalan. Kendaraan dengan panel penerima di bagian bawah bisa menyerap daya saat melintas, dengan laju pengujian hingga 150 kWh untuk kendaraan komersial berukuran besar.

Inovasi Utama: Pad Pengisian Gabungan Inverter dan Koil

Terobosan yang ditawarkan Honda terletak pada penyederhanaan kabel untuk unit di dalam aspal. Inverter dan koil digabung menjadi satu pad berdaya tahan tinggi, bukan dua komponen terpisah seperti rancangan sebelumnya.

Penyederhanaan ini penting karena biaya pemasangan dan perawatan menjadi momok terbesar jalan pengisian induktif. Honda berencana menjalankan kendaraan hingga satu juta putaran roda di atas permukaan pad untuk membuktikan biaya penanaman infrastruktur sepadan dengan perawatan jangka panjang yang minim.

Mengapa Jepang Jadi Lokasi Uji, Bukan Amerika Serikat

Jalan tol dan infrastruktur perkotaan Jepang dikenal sangat mulus, nyaris tanpa lubang. Kondisi ini krusial karena jalan berlubang pada permukaan berarus listrik berpotensi membahayakan pengguna.

Sebagai perbandingan, jalan di Amerika Serikat tidak terawat sebaik Jepang. Honda sendiri tengah menghentikan rencana elektrifikasi di Amerika Utara setelah tarif dan ketidakstabilan pasar membatalkan peluncuran tiga EV baru, termasuk 0-Series SUV dan Saloon, awal tahun ini.

Di Jepang, Honda tetap mencari jalur inovasi EV lain. Sebelumnya ada Mobile Power Pack, baterai 22 pon yang bisa ditukar di stasiun pengisian kombinasi dan mesin penjual otomatis untuk skuter listrik.

Kekurangan: Biaya Perawatan dan Keterbatasan Penerapan

Jalan pengisian induktif secara konsep menarik, tetapi mahal untuk dirawat. Pengujian Honda baru membuktikan ketahanan pad, belum menjawab siapa yang menanggung biaya pemasangan dan perawatan rutin sepanjang jalan tol.

Penerapannya juga belum relevan untuk jalan umum Indonesia dalam waktu dekat. Infrastruktur jalan yang belum merata dan biaya investasi besar membuat teknologi ini lebih realistis untuk aplikasi komersial tertutup.

Peluang Nyata: Shuttle Kargo di Pelabuhan

Aplikasi paling masuk akal justru pada kendaraan komersial yang nyaris tak pernah berhenti, seperti shuttle kargo di pelabuhan sibuk. Sepotong jalan yang mengisi ulang baterai saat melaju bisa menjaga mesin tetap bergerak tanpa waktu henti pengisian.

Untuk kendaraan pribadi, teknologi ini masih jauh dari siap. Honda belum mengumumkan target komersialisasi, dan pengujian di Tateyama Expressway baru tahap pembuktian konsep, bukan produksi massal.

Pembaca yang menantikan EV Honda di Indonesia sebaiknya tidak berharap teknologi ini hadir cepat. Rencana elektrifikasi Honda di Amerika Utara saja sedang dijeda, sementara uji jalan induktif ini masih berstatus eksperimen ketahanan.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: caranddriver.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks