KALIMANTAN SELATAN — Canon resmi memperkenalkan EOS R8 Mark II, kamera full-frame mirrorless dengan desain retro bergaya EOS 650 dan stabilisasi gambar 5-axis hingga 7,5 stops. Kamera ini diposisikan sebagai opsi full-frame ringkas dan terjangkau di bawah lini EOS R6 Mark III. Pemasaran global dijadwalkan akhir Oktober 2026 dengan harga mulai USD 1.899 (sekitar Rp 29,2 juta).
Canon mengumumkan kehadiran EOS R8 Mark II sebagai generasi penerus lini R8 yang pertama kali meluncur pada 2023. Perombakan paling menonjol ada pada bodi yang kini lebih bersudut dan tegas, terinspirasi dari kamera film klasik EOS 650 produksi 1987.
Peningkatan teknis utamanya adalah fitur in-body image stabilization (IBIS) 5-axis yang sebelumnya absen di generasi pertama. Canon mengklaim sistem ini mampu mengoreksi guncangan hingga 7,5 stops dan bisa dikombinasikan dengan stabilizer bawaan lensa.
Desain Retro Bergaya EOS 650
Canon mengubah lekukan bodi R8 Mark II menjadi lebih boxy dibandingkan pendahulunya. Sentuhan retro paling terasa pada bentuk pentaprism housing di bagian atas bodi yang mengingatkan pada EOS 650 keluaran 1987.
Pendekatan desain ini menempatkan R8 Mark II sebagai alternatif full-frame yang lebih ringkas dan terjangkau dibandingkan lini EOS R6 Mark III. Posisinya menyasar pengguna yang menginginkan sensor full-frame tanpa harus membawa bodi besar.
Spesifikasi Sensor dan Autofokus
Dapur pacu R8 Mark II masih mengandalkan sensor full-frame CMOS 24,2 megapiksel, sama seperti generasi sebelumnya. Kamera ini beroperasi penuh dengan shutter elektronik dan mampu memotret beruntun hingga 40fps.
Canon menyematkan pre-continuous shooting mode yang bisa merekam hingga 20 foto sebelum tombol shutter ditekan penuh. Fitur ini berguna untuk momen krusial yang sulit diprediksi, seperti aksi olahraga atau satwa liar.
Sektor fokus mengandalkan Dual Pixel CMOS AF II dengan pelacakan subjek yang ditingkatkan. Sistem ini dapat mendeteksi manusia, hewan, dan kendaraan, serta memprioritaskan hingga 10 wajah terdaftar dalam satu waktu.
Kemampuan Video dan Peningkatan Ergonomi
Untuk videografi, EOS R8 Mark II mendukung perekaman 4K 60fps dan slow-motion hingga 1080p 180fps. Canon menambahkan 16 filter warna kreatif serta kontrol depth of blur intuitif yang ditujukan bagi pengguna pemula.
Dari sisi ergonomi, ada joystick multi-controller baru di atas layar untuk mempermudah pemilihan titik fokus. Slot kartu SD tunggal dipindahkan ke sisi samping bodi agar tetap bisa diakses saat kamera terpasang di tripod.
Canon juga menyiapkan aplikasi Windows gratis bernama Dual Pixel 3D Converter yang akan dirilis Oktober mendatang. Aplikasi ini memanfaatkan data dual-pixel untuk mengubah foto 2D menjadi aset visual 3D.
Harga dan Ketersediaan di Pasar Global
Canon EOS R8 Mark II dijadwalkan mulai dipasarkan secara global pada akhir Oktober 2026. Ada tiga opsi pembelian yang disiapkan Canon untuk pasar internasional.
- Body Only: USD 1.899 (sekitar Rp 29,2 juta)
- Kit dengan Lensa 24-50mm IS: USD 2.099 (sekitar Rp 32,3 juta)
- Aksesori Extension Grip: USD 99,99 (sekitar Rp 1,5 juta)
Peluncuran R8 Mark II memperkuat lini full-frame mirrorless Canon di segmen menengah, bersaing langsung dengan kamera entry-level full-frame dari Sony dan Nikon. Bagi pelaku bisnis konten dan UMKM yang mulai beralih ke produksi video, kehadiran IBIS di kelas harga ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri.