KALIMANTAN SELATAN — Monitor kedua umumnya dibuat lebar agar ruang kerja bertambah. Japannext memilih arah sebaliknya lewat monitor mini dengan orientasi vertikal memanjang, menyasar kebutuhan spesifik pengguna yang ingin memantau informasi sekunder tanpa mengganggu layar utama.
Spesifikasi Layar dan Dimensi Fisik
Panel yang dipakai berukuran 7,8 inci dengan resolusi 400 x 1280 piksel. Meski angka resolusinya terbilang kecil, kepadatan pikselnya mencapai 171,93 PPI karena ukuran layar yang mungil.
Japannext memakai panel IPS dengan refresh rate 60 Hz, brightness puncak 550 nits, contrast ratio 900:1, dan lapisan glossy. Layar bisa diputar vertikal atau horizontal sesuai kebutuhan pengguna.
Bobot monitornya hanya 200 gram, sementara stand bawaan sekitar 50 gram. Dimensi bodi mencapai 74 x 211 x 15 mm, sedangkan stand-nya berukuran 60 x 111 x 78 mm.
Konektivitas dan Cara Pasang
Untuk koneksi, tersedia satu port mini HDMI 1.4 dan satu port USB-C yang sekaligus berfungsi sebagai jalur daya. Kombinasi ini membuat monitor bisa disambungkan ke laptop, PC desktop, atau perangkat lain yang mendukung output HDMI.
Ukuran ringkasnya memungkinkan layar ini dibawa bersama laptop tanpa menambah beban berarti di tas. Stand bawaan sudah cukup untuk menopang posisi vertikal di samping monitor utama.
Untuk Apa Monitor Sekecil Ini Dipakai
Konsep monitor memanjang seperti ini berguna menampilkan chat, grafik saham, dashboard, atau informasi monitoring real-time. Pengguna tidak perlu mengecilkan aplikasi utama hanya untuk menyisakan ruang bagi jendela chat atau data yang terus dipantau.
Dalam skenario gaming, layar kecil ini bisa ditempatkan di samping monitor utama untuk menampilkan chat atau informasi lain. Monitor utama tetap bisa dipakai sepenuhnya untuk game tanpa berbagi ruang dengan jendela tambahan.
Untuk pekerjaan, layar tersebut bisa dipakai menampilkan grafik, statistik, maupun dashboard yang terus berjalan. Bentuknya yang memanjang membuat informasi vertikal bisa ditampilkan tanpa membutuhkan monitor kedua berukuran besar.
Harga dan Ketersediaan
Monitor ini sudah diluncurkan di Jepang dengan harga 14.480 yen, setara sekitar Rp 1,6 jutaan. Belum ada informasi apakah Japannext akan memasarkannya ke pasar global, termasuk Indonesia.
Bagi pelaku bisnis digital yang terbiasa bekerja dengan banyak jendela aplikasi sekaligus, perangkat seperti ini menawarkan alternatif murah dibanding membeli monitor sekunder berukuran penuh. Pertanyaannya, apakah pasar lokal siap menerima layar dengan rasio sekecil ini.