BANJARMASIN — Sebanyak 45 pelajar dan mahasiswa di Kota Banjarmasin menerima bantuan pendidikan senilai total Rp60 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjarmasin. Dana tersebut disalurkan melalui kolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel dalam program Beasiswa Cendekia dan Banjarmasin Cerdas, Kamis (27/8/2026) di Gedung Sekber Banjarmasin.
Ketua Baznas Kota Banjarmasin, Riduan Masykur, menyerahkan langsung bantuan tersebut. Ia merinci alokasi dana untuk dua kategori penerima yang berbeda jenjang pendidikan.
Alokasi Dana untuk Mahasiswa dan Pelajar
Untuk jenjang perguruan tinggi, program Beasiswa Cendekia mengalokasikan dana sebesar Rp29,5 juta kepada 10 mahasiswa S1. Mereka tersebar di tiga kampus ternama di Banjarmasin, yaitu Uniska, UIN Antasari Banjarmasin, dan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban).
Sementara itu, bantuan pendidikan untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs mencapai total Rp30,7 juta. Dana tersebut diberikan kepada 35 siswa dari keluarga kurang mampu di kota ini.
Penerima Manfaat Ditentukan Lewat Verifikasi Lapangan
Riduan menegaskan bahwa seluruh penerima bantuan merupakan anak-anak dari keluarga kurang mampu yang masuk dalam kategori asnaf, yakni golongan yang berhak menerima zakat, infak, dan sedekah. Proses seleksi penerima tidak dilakukan sembarangan.
“Tim Baznas menentukan penerima melalui proses verifikasi lapangan yang ketat sesuai syariat Islam,” ujar Riduan dalam keterangannya. Ia menambahkan bahwa bantuan ini bertujuan agar anak-anak bisa fokus menggapai cita-cita tanpa terbebani biaya pendidikan.
Apa Langkah Baznas Banjarmasin Selanjutnya?
Penyaluran bantuan pendidikan ini bukan satu-satunya program sosial yang dijalankan Baznas Kota Banjarmasin. Lembaga amil zakat tersebut juga aktif menyalurkan dana umat untuk program bedah rumah, penanganan stunting, hingga bantuan modal usaha mikro.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, mengapresiasi inisiatif program Banjarmasin Cerdas ini. Menurutnya, kolaborasi antara Baznas dan UPZ Bank Kalsel merupakan langkah konkret memajukan pendidikan di kota seribu sungai.
“Ini program luar biasa untuk memajukan pendidikan di kota ini. Lewat bantuan Baznas, anak-anak bisa menempuh pendidikan dengan tenang tanpa terbebani biaya sekolah dan kuliah,” pungkas Ichrom.