Pencarian

BPBD Kalsel Kesulitan Deteksi Titik Api Karhutla di Lahan Gambut, Minta Bantuan Drone Thermal ke BNPB

Jumat, 28 Agustus 2026 • 15:03:01 WIB
BPBD Kalsel Kesulitan Deteksi Titik Api Karhutla di Lahan Gambut, Minta Bantuan Drone Thermal ke BNPB
BPBD Kalsel menyampaikan kebutuhan drone thermal untuk mendeteksi titik api di lahan gambut kepada BNPB.

BANJARBARU — Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan terkendala akurasi deteksi titik api, khususnya di area gambut. BPBD Provinsi Kalsel menyatakan kebutuhan mendesak akan teknologi pencitraan termal untuk mempercepat proses pemadaman.

Ronny Eka Saputra menjelaskan, drone thermal yang dioperasikan pada malam hari mampu mendeteksi perbedaan suhu di bawah permukaan tanah. Teknologi ini dinilai efektif menemukan api yang tidak terlihat dari atas permukaan, yang dikenal sebagai unseen fire.

Api di Bawah Gambut Sulit Terdeteksi Visual

"Kami mengalami kesulitan menentukan titik api yang akurat. Melalui pertemuan ini tadi kami sampaikan bahwa kami memerlukan dukungan operasional drone thermal," katanya saat diwawancarai di sela kunjungan kerja tersebut.

Menurut Ronny, karakteristik lahan gambut membuat asap yang muncul di permukaan tidak selalu menandakan lokasi pasti sumber api. Api dapat merambat di lapisan bawah tanah tanpa terlihat gejolak atau nyala api di atasnya, sehingga pemadaman seringkali tidak tepat sasaran.

Pencitraan Panas Percepat Pemadaman

Dengan mengetahui titik awal api secara presisi, tim gabungan dapat langsung memfokuskan upaya pemadaman dan mencegah meluasnya area terdampak. "Karena sudah mengetahui titik awal api yang berada di bawah permukaan tanah," tuturnya.

BPBD Kalsel menargetkan bantuan pengoperasian drone thermal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dapat terealisasi sesegera mungkin. Alat tersebut akan digunakan untuk melakukan pencitraan panas secara berkala di wilayah-wilayah yang rawan terbakar.

"Kendala utama di lahan gambut ini api tidak terlihat. Walaupun di atas permukaan tidak ada api, namun sebenarnya di bawah permukaan, unseen fire itu ada api yang berada di bawah permukaan," jelas Ronny.

Tanpa dukungan drone thermal, proses verifikasi lokasi titik panas di lapangan memakan waktu lebih lama. Kondisi ini berisiko memperlambat respons cepat petugas dalam mengendalikan karhutla sebelum api membesar dan menimbulkan kabut asap yang mengganggu aktivitas warga.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pojokbanua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks