Pencarian

Wali Kota Yamin Tiadakan Perayaan Meriah Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Ini 4 Kondisi yang Jadi Alasannya

Kamis, 17 September 2026 • 11:46:01 WIB
Wali Kota Yamin Tiadakan Perayaan Meriah Hari Jadi ke-500 Banjarmasin, Ini 4 Kondisi yang Jadi Alasannya

BANJARMASIN — Keputusan peniadaan perayaan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin disampaikan langsung Wali Kota HM Yamin HR lewat video yang diunggah di akun resmi Pemkot Banjarmasin. Yamin menyebut kondisi yang dihadapi masyarakat saat ini tidak memungkinkan digelarnya rangkaian acara hiburan dan kemeriahan. Ia meminta maaf kepada seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan perayaan tersebut.

Empat Kondisi yang Membuat Perayaan Dibatalkan

Yamin merinci sejumlah persoalan yang menjadi pertimbangan utama. Pertama, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan, yang berdampak langsung ke aktivitas warga Banjarmasin.

Kedua, gangguan kualitas udara dan kesehatan yang menyertainya. Ketiga, kekeringan dan perubahan kadar air asin yang memengaruhi ketersediaan air bersih, pertanian, perkebunan, hingga perikanan. Keempat, musibah tenggelamnya Virgo Transport 8 yang proses pencarian dan penanganan korbannya masih berlangsung.

Gangguan Pernapasan Jadi Perhatian Serius

Dampak karhutla terhadap kesehatan warga menjadi salah satu alasan terkuat pembatalan perayaan. Yamin menyebut gangguan pernapasan mengganggu aktivitas harian warga, dari pelajar hingga pekerja.

"Kejadian ini diiringi dengan timbulnya penyakit gangguan pernapasan yang sangat mengganggu seluruh aktivitas warga Kota Banjarmasin, mulai dari siswa, siswi pelajar, sampai masyarakat yang bekerja di Kota Banjarmasin," ujarnya.

Keluarga Korban Virgo Transport 8 Masih Menunggu Kabar

Proses pencarian korban tenggelamnya Virgo Transport 8 belum tuntas. Yamin menilai gelaran hiburan tidak pantas digelar selama masih ada keluarga yang menunggu kepastian kabar dari orang-orang terdekat mereka.

"Masih ada keluarga yang sampai hari ini menunggu kabar, masih berharap orang yang mereka cintai dapat ditemukan dan kembali pulang," katanya.

Permohonan Maaf untuk Pelaku Usaha dan Panitia

Yamin mengakui peniadaan kegiatan hiburan bukan keputusan yang mudah diambil. Ia memahami banyak pihak telah menyiapkan rangkaian acara, bahkan menggantungkan harapan pada kegiatan tersebut.

"Ini bukanlah keputusan yang mudah. Kami sangat memahami ada banyak sekali pihak yang sudah bekerja dalam rangka mempersiapkan diri, bahkan menggantungkan harapan pada rangkaian kegiatan tersebut," kata Yamin.

Permohonan maaf disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan perayaan, termasuk pelaku usaha dan pihak lain yang terdampak keputusan itu.

Usia 500 Tahun Tak Diukur dari Kemeriahan

Menurut Yamin, peniadaan acara hiburan tidak mengurangi makna perjalanan panjang Kota Banjarmasin yang telah mencapai usia 500 tahun. Ia menilai kebesaran sebuah kota tidak ditentukan oleh perayaannya.

"Sebuah kota tidak hanya menjadi besar karena sebuah kemeriahan perayaannya, sebuah kota menjadi besar karena hati seluruh masyarakatnya," ujarnya.

Yamin mengajak warga menjadikan momentum Hari Jadi ke-500 sebagai kesempatan menunjukkan empati kepada para korban, keluarga yang ditinggalkan, mereka yang masih dalam pencarian, serta petugas dan relawan di lapangan.

"Kota telah genap berusia 500 tahun. Sejarahnya tidak menjadi lebih kecil hanya karena tidak memilih untuk merayakannya," katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan mengedepankan solidaritas dalam menghadapi situasi yang tengah terjadi. "Ada waktunya merayakan, ada waktunya saling menguatkan," tandasnya.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lenterakalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks