Pencarian

Salat Istisqa Gantikan Apel ASN di Tanah Laut, Bupati: Dampak Kemarau Luar Biasa, Lahan dan Hutan Terbakar

Senin, 24 Agustus 2026 • 18:46:31 WIB
Salat Istisqa Gantikan Apel ASN di Tanah Laut, Bupati: Dampak Kemarau Luar Biasa, Lahan dan Hutan Terbakar
Ratusan ASN mengikuti salat istisqa di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (24/8/2026).

PELAIHARI — Ratusan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menggelar salat istisqa di halaman Kantor Bupati pada Senin (24/8/2026) sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan. Kegiatan ini menggantikan apel gabungan rutin yang biasa digelar setiap pekan di lokasi yang sama.

Bupati Tanah Laut Rahmat Trianto menyebut dampak kemarau tahun ini sangat ekstrem, memicu kekeringan sumber air dan kebakaran lahan yang hampir setiap hari dilaporkan terjadi.

Kekeringan dan Kabut Asap Landa Bumi Tuntung Pandang

Salat istisqa yang dipimpin Ustaz Abdurahman, pimpinan Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari, berlangsung khidmat. Saf jamaah terisi penuh oleh ASN dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Wakil Bupati Tanah Laut H. Zazuli. Jamaah perempuan menempati bagian belakang.

Rahmat Trianto menjelaskan, kemarau panjang tidak hanya menyebabkan kekeringan pada sumber mata air yang menjadi kebutuhan paling mendasar masyarakat. Kondisi ini juga memunculkan kabut asap akibat kebakaran lahan yang mengganggu kesehatan warga.

"Dampak kemarau sangat luar biasa dirasakan masyarakat. Tidak hanya menyebabkan kekeringan pada sumber mata air yang menjadi kebutuhan paling mendasar, tetapi juga menimbulkan kabut asap akibat kebakaran lahan," kata Rahmat dalam sambutannya usai salat.

Masker Dibagikan ke Pengguna Jalan di Kawasan Rawan Kebakaran

Pemerintah kabupaten hampir setiap hari menerima laporan kebakaran lahan maupun hutan. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Rahmat mengimbau warga untuk selalu menggunakan masker, terutama saat beraktivitas di luar rumah, guna mengurangi risiko gangguan kesehatan seperti sesak napas dan penyakit pernapasan lainnya.

Usai melaksanakan salat istisqa, jajaran Pemkab Tanah Laut langsung membagikan masker kepada pengguna jalan di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati. Wilayah tersebut dipilih karena kerap mengalami kebakaran lahan. Secara geografis, kawasan itu dikelilingi tanaman bondong yang mengering sehingga lahan menjadi lebih rawan terbakar.

Harapan Hujan Segera Membasahi Lahan Pertanian

Kemarau yang berkepanjangan turut memengaruhi hampir semua sektor, terutama pertanian dan perkebunan di Tanah Laut. Para petani disebut menanti datangnya musim hujan untuk memulai kembali masa tanam.

"Dampak kemarau yang cukup ekstrem tahun ini juga memengaruhi hampir semua sektor, baik pertanian maupun perkebunan. Semoga dengan salat istisqa ini, tidak lama lagi hujan yang dinanti-nantikan segera membasahi bumi Tuntung Pandang," harap Rahmat.

Salat istisqa sendiri merupakan salah satu sunah dalam Islam yang dianjurkan ketika terjadi kekeringan berkepanjangan. Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar batiniah di tengah upaya pemerintah daerah menangani dampak bencana kekeringan dan kebakaran lahan.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: poroskalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks