BANJARBARU — Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kabut asap yang melanda wilayah Kalimantan Selatan. Pihak manajemen rumah sakit menegaskan bahwa paparan kabut asap dalam jangka panjang dapat memicu berbagai gangguan pernapasan dan penyakit lainnya.
Manajemen RSDI menekankan dua langkah sederhana namun krusial yang wajib dilakukan warga saat beraktivitas di luar ruangan. Pertama, penggunaan masker pelindung untuk menyaring partikel debu halus. Kedua, menjaga hidrasi tubuh dengan memperbanyak minum air putih.
Mengapa Masker dan Air Putih Menjadi Kunci Utama?
Kabut asap mengandung partikel halus (PM2.5) yang dapat terhirup jauh ke dalam paru-paru. Masker berfungsi sebagai lapisan pertama penyaring udara sebelum masuk ke saluran pernapasan.
Sementara itu, hidrasi yang cukup membantu tubuh menjaga kelembapan saluran pernapasan. Kondisi ini membuat selaput lendir lebih efektif dalam menangkap dan mengeluarkan partikel asap yang mungkin terhirup.
Imbauan untuk Kelompok Rentan
RSDI Banjarbaru secara khusus menyoroti kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak kabut asap. Lansia, anak-anak, serta individu dengan riwayat penyakit asma atau gangguan paru-paru diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Bagi warga yang terpaksa harus beraktivitas di luar, disarankan untuk tidak berlama-lama dan segera membersihkan diri setelah kembali ke rumah. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko iritasi pada mata dan kulit akibat paparan asap.
Kapan Harus Segera ke Fasilitas Kesehatan?
Pihak rumah sakit meminta masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan jika mengalami gejala gangguan pernapasan. Batuk berkepanjangan, sesak napas, iritasi mata, dan nyeri dada merupakan tanda-tanda yang tidak boleh diabaikan.
Penanganan dini di fasilitas kesehatan seperti puskesmas atau rumah sakit dapat mencegah kondisi yang lebih serius. RSDI Banjarbaru menyatakan kesiapannya untuk melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis terkait dampak kesehatan akibat kabut asap.