TAPIN — Gangguan pasokan listrik melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan pada hari ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya lima kabupaten/kota terdampak pemadaman dengan durasi berbeda-beda.
Tapin menjadi wilayah yang paling lama mengalami padam. Sejumlah kecamatan di kabupaten tersebut dilaporkan kehilangan aliran listrik sejak sore hari dan baru menyala kembali pada dini hari tadi.
Wilayah Terdampak dan Durasi Padam
Selain Tapin, pemadaman juga terjadi di beberapa daerah lain. Masing-masing wilayah memiliki jadwal dan durasi pemulihan yang tidak sama.
- Tapin: padam sejak sore, menyala kembali dini hari
- Wilayah lain di Kalsel: mengalami pemadaman dengan durasi lebih singkat
Belum ada keterangan resmi dari PLN mengenai penyebab pasti gangguan kali ini. Namun, pemadaman bergilir di Kalsel kerap terjadi akibat gangguan pada jaringan transmisi atau tingginya beban puncak.
Gangguan Transmisi Jadi Penyebab Utama?
Dalam beberapa pekan terakhir, pasokan listrik di Kalimantan Selatan memang sempat mengalami fluktuasi. Sejumlah pembangkit dilaporkan menjalani perawatan, sementara kebutuhan listrik terus meningkat seiring pertumbuhan ekonomi dan pemukiman baru.
Masyarakat yang terdampak diimbau untuk mematikan peralatan elektronik yang tidak diperlukan saat listrik padam. Langkah ini untuk menghindari lonjakan arus saat aliran listrik kembali menyala yang bisa merusak perangkat rumah tangga.
Bagaimana Warga Menyikapi Pemadaman?
Di Tapin, sebagian warga mengaku sudah mengantisipasi dengan menyiapkan genset, terutama untuk usaha kecil dan warung makan. Namun, bagi warga yang bergantung pada listrik untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, pemadaman hingga dini hari dinilai cukup mengganggu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi lebih lanjut dari pihak terkait mengenai potensi pemadaman susulan di wilayah lain. Warga diminta memantau kanal resmi PLN untuk informasi terbaru mengenai jadwal pemeliharaan atau gangguan jaringan.