Banjarmasin - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap pelaksanaan tanam jagung lintas wilayah sebagai bagian dari upaya menjaga program ketahanan pangan nasional. Pengawasan dilakukan secara berkala melalui jajaran Polsek dengan pendekatan pendampingan dan koordinasi bersama kelompok tani untuk memastikan akuntabilitas pelaksanaan program pertanian di lapangan.
Pengawasan Langsung ke Lahan
Kasi Humas Polresta Banjarmasin menjelaskan bahwa personel kepolisian turun langsung ke lahan untuk berkoordinasi dengan kelompok tani. Melalui pendekatan ini, pihak kepolisian dapat mengetahui hambatan yang dihadapi serta melaporkan perkembangan hasil tanaman jagung secara real-time.
Pemantauan lapangan difokuskan untuk memastikan tanaman tumbuh optimal sekaligus mengidentifikasi kendala teknis yang berpotensi menghambat produksi. Selain itu, pengawasan juga diarahkan untuk memastikan pemanfaatan lahan dan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tujuan program ketahanan pangan nasional yang telah ditetapkan.
Skala Lahan dan Distribusi Wilayah
Masing-masing Polsek mengelola sekitar tiga hektare lahan tanam jagung, sehingga total lahan yang diawasi mencapai kurang lebih 18 hektare. Keterbatasan lahan di wilayah Kota Banjarmasin yang padat menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan program ini.
Karena kendala lahan di pusat kota, penanaman dialihkan ke Kabupaten Tanah Laut yang memiliki potensi lahan lebih luas. Pengembangan lahan juga dilakukan di wilayah Kabupaten Banjar sebagai bagian dari perluasan program yang tetap berada dalam kerangka kebijakan nasional dan standar yang berlaku.
Dukungan Institusi Kepolisian
Peran Polresta Banjarmasin dalam program ini mencerminkan komitmen institusi untuk mendukung kebijakan pemerintah. Pengawasan yang dilakukan menjadi bagian integral dari upaya memastikan program ketahanan pangan berjalan terukur dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan di tingkat nasional.
Dengan pendekatan kolaboratif antara jajaran kepolisian dan kelompok tani di berbagai kabupaten, program tanam jagung diharapkan dapat mencapai target produksi dan berkontribusi pada ketahanan pangan Kalimantan Selatan secara keseluruhan.