BANJARBARU — Kabar duka datang dari lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kabupaten Tanah Bumbu. Dua orang mahasiswa dilaporkan meninggal dunia, memaksa pihak kampus bergerak cepat memberikan pendampingan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius sivitas akademika ULM. Selain memastikan proses hukum berjalan, kampus juga fokus pada pemulihan kondisi psikologis keluarga dan rekan-rekan mahasiswa yang berada di lokasi KKN.
Pendampingan Keluarga Jadi Prioritas Utama
Pihak kampus menegaskan komitmennya untuk tidak meninggalkan keluarga korban sendirian. Tim khusus diterjunkan untuk mendampingi proses pemulangan jenazah serta kebutuhan administrasi lainnya.
“Kami pastikan pendampingan berjalan maksimal. Ini musibah besar, dan kami berada di sisi keluarga,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan perwakilan ULM dalam keterangannya, dikutip dari Redaksi8.com.
Penyelidikan Diserahkan ke Aparat Berwenang
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya kedua mahasiswa tersebut. Namun, kampus telah mengambil langkah tegas dengan menyerahkan seluruh proses investigasi kepada pihak kepolisian.
Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi dan objektivitas dalam mengungkap duduk perkara yang sebenarnya. Publik, khususnya keluarga besar ULM, menanti kejelasan hasil penyelidikan dari aparat.
Apa Langkah ULM Selanjutnya?
Selain menunggu hasil investigasi polisi, ULM juga tengah mengevaluasi pelaksanaan KKN di wilayah tersebut. Langkah ini sebagai bentuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Kepada seluruh mahasiswa yang tengah menjalankan KKN di berbagai daerah, pihak kampus mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan dan melaporkan kondisi darurat kepada dosen pembimbing lapangan secara berkala.
Duka mendalam juga disampaikan oleh jajaran pimpinan fakultas. Mereka berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Informasi lebih lanjut mengenai identitas korban serta detail kronologi kejadian masih terus dikumpulkan oleh tim Redaksi8.com di lapangan. Perkembangan terbaru akan disampaikan segera setelah mendapat konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun ULM.