BATULICIN — Pesan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif disampaikan melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Eryanto Rais di hadapan para wisudawan. Menurutnya, perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha perlu berjalan seiring agar lulusan vokasi tidak gagap menghadapi kebutuhan industri.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap para alumni memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk mengisi peluang kerja. Lulusan juga didorong mengembangkan kewirausahaan serta mendukung potensi daerah di sektor industri, pertambangan, perdagangan, pertanian, dan perikanan.
46 Lulusan dari Program Studi Teknik Alat Berat
Dari 100 wisudawan, mayoritas berasal dari dua program studi berbasis industri berat. Teknik Alat Berat menyumbang 46 orang, disusul Teknik Pertambangan dengan 43 orang.
Dua program studi lain meluluskan jumlah lebih kecil: Teknik Manufaktur 8 orang dan Teknik Perkapalan 3 orang. Komposisi ini mencerminkan arah pendidikan vokasi Politeknik Batulicin yang menyesuaikan diri dengan sektor dominan di Tanah Bumbu.
Jumlah Lulusan Meningkat Sejak Angkatan 2023
Direktur Politeknik Batulicin, Drs. H. M. Idjra'i, menyebut peningkatan jumlah lulusan sejak angkatan 2023 menjadi motivasi bagi kampus. Pihaknya berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat kerja sama, serta mengembangkan pelayanan akademik dan infrastruktur kampus secara bertahap.
Wisuda Ke-IV ini dihadiri Ketua Yayasan Wahana Intelektual Indonesia H. M. Syaripuddin dan perwakilan LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan. Turut hadir Kepala Lembaga Pemasyarakatan Batulicin, jajaran SKPD Pemkab Tanah Bumbu, BPJS Ketenagakerjaan, camat, kepala desa, pimpinan perguruan tinggi, perwakilan perusahaan dan perbankan, serta Ikatan Alumni Politeknik Batulicin.
Harapan agar Lulusan Bersaing di Dunia Kerja
Melalui momentum wisuda, Politeknik Batulicin berharap para lulusan terus meningkatkan kompetensi dan menjaga integritas. Pengembangan keterampilan sesuai bidang masing-masing dinilai menjadi bekal untuk bersaing di dunia kerja.
Bagi daerah, kontribusi alumni diharapkan terasa nyata bagi masyarakat dan bangsa. Sinergi kampus dengan industri menjadi kunci agar lulusan vokasi tidak hanya terserap pasar kerja, tetapi juga mampu membuka lapangan usaha sendiri di Tanah Bumbu.