TANJUNG — Delapan partai politik di Kabupaten Tabalong resmi menerima bantuan keuangan Tahun Anggaran 2026 yang totalnya mencapai Rp 1,38 miliar. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani di Balai Rakyat H. Dandung Suchrowardi, Kompleks Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Senin (7/9/2026).
Nilai bantuan yang digelontorkan tahun ini setara Rp 10.000 per suara sah hasil Pemilu 2024. Total suara sah kedelapan parpol yang menjadi penerima mencapai 138.064 suara.
Rincian Bantuan untuk 8 Parpol Penerima
Partai NasDem menjadi penerima terbesar dengan 26.572 suara dan enam kursi DPRD, mendapat Rp 265.720.000. Partai Gerindra menyusul dengan 22.019 suara dan lima kursi, menerima Rp 220.190.000.
- PKB: 21.784 suara, lima kursi, Rp 217.840.000
- Partai Golkar: 21.562 suara, empat kursi, Rp 215.620.000
- PKS: 18.182 suara, empat kursi, Rp 181.820.000
- PAN: 11.210 suara, tiga kursi, Rp 112.100.000
- Partai Demokrat: 9.984 suara, dua kursi, Rp 99.840.000
- PDI Perjuangan: 6.571 suara, satu kursi, Rp 65.710.000
Total perolehan kursi dari delapan parpol tersebut mencapai 30 kursi DPRD Tabalong.
Pesan Bupati: Transparan dan Akuntabel
Kepala Badan Kesbangpol Tabalong, Arbuansyah, menegaskan bantuan ini merupakan wujud dukungan pemerintah daerah untuk meningkatkan pendidikan politik masyarakat. Ia berharap dana digunakan secara tertib, transparan, dan akuntabel sesuai peruntukannya.
Bupati Tabalong H. Muhammad Noor Rifani menyampaikan apresiasi atas kebersamaan seluruh parpol dalam mendukung pembangunan daerah.
“Walaupun berbeda partai, kita tetap bersama-sama mewujudkan Tabalong SMaRT sesuai amanah RPJMD. Semua dapat berjalan berkat dukungan dan kolaborasi bersama,” ujar H. Fani.
Dana Parpol Naik Hampir 50 Persen Tahun Depan
Di tengah penyerahan bantuan, bupati mengungkapkan rencana kenaikan anggaran untuk parpol pada tahun depan. Nilainya diproyeksikan melonjak hampir 50 persen dari alokasi saat ini.
Kenaikan tersebut diharapkan semakin memperkuat fungsi parpol dalam pendidikan politik dan penyerapan aspirasi masyarakat Tabalong.
Bandara Warukin Ditargetkan Beroperasi 2027
Dalam kesempatan yang sama, bupati turut menyampaikan rencana operasional resmi Bandara Warukin yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027. Keberadaan bandara ini dinilai strategis untuk meningkatkan aksesibilitas Tabalong dan enam kabupaten/kota di sekitarnya.
“Konektivitas yang semakin baik diharapkan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat Kabupaten Tabalong,” katanya.