Pencarian

Bupati Banjar Cek Proyek Jalan Rp7,7 Miliar di Martapura dan Karang Intan, Warga Khawatir Truk Berat Rusak Jalan

Kamis, 03 September 2026 • 21:01:31 WIB
Bupati Banjar Cek Proyek Jalan Rp7,7 Miliar di Martapura dan Karang Intan, Warga Khawatir Truk Berat Rusak Jalan
Bupati Banjar meninjau progres pengerjaan proyek jalan senilai Rp7,7 miliar di Martapura dan Karang Intan.

MARTAPURA — Saidi didampingi Plt Kepala Dinas PUPRP Kabupaten Banjar, Anna Rosida Santy, dan Kabid Bina Marga Milky Rosadi. Mereka memeriksa ruas jalan di Desa Labuan Tabu, Lok Tangga, Sungai Besar, Bi'ih, Mali-Mali, sampai Desa Sungai Arfat.

Jenis Pekerjaan: Pengaspalan, Pengerasan, Siring, dan Box Culvert

Pekerjaan yang dilakukan mencakup pengaspalan, pengerasan jalan, pembangunan siring pasangan batu, serta box culvert. Seluruhnya diarahkan untuk meningkatkan kemantapan jalan di wilayah sasaran.

Dari pemantauan di lapangan, Saidi menyebut sejumlah pekerjaan sudah berjalan baik. Dia juga menargetkan seluruh proyek rampung sesuai jadwal dan memenuhi kualitas yang ditentukan.

“Kita lihat perbaikan jalan sudah dilaksanakan dengan baik, ada yang sudah pengaspalan dan pengerasan. Mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar sesuai waktu yang ditentukan,” kata Saidi.

Warga Bi'ih Keluhkan Kendaraan Bertonase Berat

Dalam kunjungan itu, Saidi berdialog dengan warga Desa Bi'ih. Sejumlah warga menyampaikan keluhan soal kendaraan bertonase berat yang melintas di ruas jalan yang sedang maupun telah diperbaiki.

Mereka khawatir truk bermuatan melebihi kapasitas dapat mempercepat kerusakan jalan yang baru dibangun.

Saidi menanggapi bahwa aspirasi tersebut akan menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk mengambil langkah pengawasan. Salah satu rencananya adalah memasang spanduk imbauan pembatasan kendaraan dan tonase. Pemerintah desa juga diminta ikut mengawasi kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut.

“Harapan yang disampaikan warga menjadi aspirasi pemerintah daerah untuk menentukan langkah-langkah, salah satunya melakukan pemasangan spanduk dan dukungan dari desa nantinya untuk bisa mengontrolnya,” ujar Saidi.

Pemantauan langsung ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Banjar memastikan pembangunan infrastruktur tidak hanya selesai secara fisik, tetapi bisa dipertahankan kondisinya agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: matarakyat.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks