Pencarian

5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak, BRI Puncaki Daftar dengan 82 Ribu Pegawai

Senin, 31 Agustus 2026 • 16:42:31 WIB
5 BUMN dengan Karyawan Terbanyak, BRI Puncaki Daftar dengan 82 Ribu Pegawai
Sebanyak 82.192 karyawan tercatat bekerja di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, menjadikannya BUMN dengan jumlah pegawai terbanyak.

KALIMANTAN SELATAN — Data Fortune Indonesia 100 2026 yang dihimpun dari kinerja tahun fiskal 2025 memperlihatkan konsentrasi tenaga kerja besar justru berada di BUMN yang beroperasi langsung di lapangan — mulai dari perbankan, kelistrikan, energi, hingga transportasi publik. Bukan sekadar jumlah, besaran pekerja ini sejalan dengan jaringan layanan yang menyentuh jutaan warga setiap hari.

BRI: Mesin Kredit UMKM Menyerap 82 Ribu Tenaga Kerja

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menempati peringkat pertama dengan 82.192 karyawan. Skala ini masuk akal karena BRI mengandalkan model bisnis mikro yang mengutamakan kehadiran fisik di lapangan.

Jaringan kantor cabang yang tersebar di hampir seluruh kabupaten kota, ditambah AgenBRILink di ribuan desa, membuat kebutuhan tenaga kerja terus bertambah. Dengan jumlah nasabah UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal, BRI tidak bisa hanya mengandalkan layanan digital — masih banyak segmen yang membutuhkan pendampingan dan penjualan langsung.

PLN dan Pertamina: Dua Sektor Padat Operasional

PT PLN (Persero) mengikuti di posisi kedua dengan 49.979 karyawan. Sebagai pengelola kelistrikan nasional, PLN mengurus pembangkit, transmisi, hingga distribusi ke pelosok. Pemeliharaan infrastruktur yang membentang dari Sabang sampai Merauke menuntut tenaga teknis yang tersebar di berbagai unit.

PT Pertamina (Persero) berada di peringkat keempat dengan 35.295 karyawan. Rantai bisnis energi yang kompleks — dari hulu migas, pengolahan, hingga distribusi BBM ke ribuan SPBU — membuat perusahaan ini membutuhkan beragam keahlian. Teknisi pengeboran, operator kilang, sampai awak kapal tanker semuanya masuk hitungan.

Bank Mandiri dan KAI: Layanan dan Keselamatan

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menempati posisi ketiga dengan 38.751 karyawan. Berbeda dengan BRI yang fokus ke mikro, Mandiri menggarap segmen korporasi dan ritel menengah-atas. Operasionalnya ditopang jaringan kantor serta sistem digital yang masif, sehingga penyerapan tenaga kerja terjadi di fungsi teknologi, manajemen risiko, dan pengelolaan bisnis.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI melengkapi lima besar dengan 31.153 karyawan. Operasional kereta api berjalan nonstop setiap hari — butuh masinis, petugas pengatur perjalanan, teknisi sarana, hingga staf stasiun. Aspek keselamatan juga menuntut inspeksi rutin pada rel, sinyal, dan gerbong, yang berarti pekerjaan yang tidak bisa digantikan mesin.

Mengapa Jumlah Karyawan Ini Penting bagi Ekonomi

Fenomena ini mengingatkan bahwa BUMN masih menjadi penyerap tenaga kerja utama di Indonesia. Kelima perusahaan tersebut menyerap pekerja dengan latar belakang pendidikan beragam — dari lulusan SMA untuk posisi operasional hingga sarjana teknik dan ekonomi untuk posisi manajerial.

Dampaknya terasa langsung pada daya beli masyarakat di daerah: setiap tambahan karyawan BUMN berarti tambahan konsumsi rumah tangga yang menghidupkan usaha lokal. Di tengah dorongan efisiensi dan otomatisasi, keputusan BUMN untuk mempertahankan tenaga kerja dalam jumlah besar menjadi sinyal bahwa layanan publik dan inklusi ekonomi masih mengandalkan sentuhan manusia.

Meski begitu, tantangan ke depan adalah produktivitas. Dengan beban gaji yang besar, perusahaan-perusahaan ini harus memastikan setiap karyawan memberi nilai tambah yang sepadan — terutama saat kompetisi dengan sektor swasta semakin ketat.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: olenka.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks