Pencarian

Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Hamza Choudhury Jadi Ancaman Terbesar

Selasa, 18 Agustus 2026 • 21:31:31 WIB
Bangladesh Siap Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026, Hamza Choudhury Jadi Ancaman Terbesar
Hamza Choudhury menjadi sorotan utama dalam skuad Bangladesh yang siap menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026.

KALIMANTAN SELATAN — Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) bersama Komite Tim Nasional (NCT) telah sepakat ambil bagian dalam ajang yang sebelumnya diisi oleh India. Meski berstatus pengganti, Bangladesh datang dengan skuad yang menarik perhatian, termasuk satu pemain berdarah Leicester City yang kini berkarier di Liga Inggris.

Hamza Choudhury: Aset Premier League di Tengah Ranking FIFA 181

Nama Hamza Choudhury menjadi sorotan utama dalam komposisi skuad Bangladesh. Gelandang berusia 28 tahun itu lahir dan besar di Inggris, serta sudah malang melintang di Premier League bersama Leicester City sejak musim 2017/2018.

Choudhury merupakan salah satu dari lima pemain abroad yang dipanggil untuk memperkuat Bangladesh. Empat lainnya adalah Fahmedul Islam (Olbia Calcio 1905/Italia), Shamit Shome (New York Cosmos/Amerika Serikat), Zayyan Ahmed (Rimal Al-Zahra SC), dan Tariq Kazi (Paro FC/Bhutan).

Sentuhan Thomas Dooley: Pelatih Baru dengan Pengalaman Asia Tenggara

Bangladesh kini diasuh oleh Thomas Dooley, pelatih asal Amerika Serikat yang ditunjuk sejak medio Mei 2026. Pria 65 tahun itu baru sekali memimpin Tigers of Bengal, yakni saat uji coba melawan San Marino pada Juni 2026 lalu, yang berakhir dengan kemenangan tipis 2-1.

Rekam jejak Dooley terbilang relevan dengan peta sepak bola Asia Tenggara. Sebelum menangani Bangladesh, ia pernah melatih Sri Pahang di Malaysia, Viettel FC di Vietnam, dan sempat mengasuh Timnas Filipina.

Rekam Jejak Prestasi: Dari Piala SAFF hingga South Asian Games

Secara historis, Bangladesh bukan nama yang disegani di kancah Asia. Namun, mereka punya koleksi gelar di level regional Asia Selatan. Gelar juara Piala SAFF—setara Piala AFF di Asia Tenggara—pernah diraih pada 2003, plus status runner-up pada 1999 dan 2005.

Di ajang South Asian Games, Bangladesh juga pernah meraih medali emas, ditambah empat perak dan satu perunggu. Meski begitu, posisi mereka di ranking FIFA saat ini masih terpuruk di urutan 181, hanya lebih baik dari Pakistan (198) di antara kontestan Divisi Utama FIFA ASEAN Cup 2026.

Peluang Bertemu Indonesia dan Tantangan di Grup

Dengan status sebagai pengganti India, Bangladesh otomatis masuk dalam undian turnamen yang mempertemukan negara-negara Asia Tenggara plus undangan khusus. Jika tergabung di grup yang sama dengan Indonesia, laga kontra Hamza Choudhury dkk. bakal menjadi ujian menarik bagi skuad Garuda.

Meski peringkat FIFA mereka jauh di bawah mayoritas peserta, kehadiran pemain naturalisasi berkelas Premier League dan pelatih berpengalaman internasional membuat Bangladesh tak bisa dianggap remeh. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi mereka untuk keluar dari bayang-bayang keterpurukan dua dekade terakhir.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bola.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks