Pencarian

Polresta Banjarmasin Buka Ruang Kritik untuk Media, Kapolresta: Masukan dari Pers Perkuat Kepercayaan Publik

Senin, 10 Agustus 2026 • 22:18:01 WIB
Polresta Banjarmasin Buka Ruang Kritik untuk Media, Kapolresta: Masukan dari Pers Perkuat Kepercayaan Publik
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin menyampaikan keterbukaan institusinya terhadap masukan dari insan pers dalam silaturahmi di Sekretariat PWI Kalsel, Banjarmasin.

BANJARMASIN — Silaturahmi antara Polresta Banjarmasin dan insan pers di Sekretariat PWI Kalsel, Jalan Hidayatullah, Banua Anyar, berlangsung hangat. Pertemuan itu tidak sekadar ajang ramah tamah, melainkan menjadi momentum bagi kepolisian untuk membuka diri terhadap berbagai masukan dari wartawan.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Riza Muttaqin menegaskan bahwa informasi dan pemberitaan dari rekan-rekan media merupakan salah satu kanal penting bagi institusinya untuk terus berbenah. Ia mengakui, tanpa masukan dari pers, pihaknya akan kesulitan mengetahui titik-titik lemah pelayanan yang perlu diperbaiki.

Kemitraan Polri dan Pers untuk Menangkal Hoaks

"Tentu melalui informasi atau pemberitaan dari rekan-rekan media. Kami juga tidak menutup diri jika ada masukan perbaikan terhadap institusi kami," kata Riza di Banjarmasin.

Menurut Riza, kemitraan ini tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi kegiatan kepolisian. Lebih dari itu, sinergi dengan media merupakan bagian integral dari upaya bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.

Ia menilai, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Karena itu, komunikasi yang terbuka antara kepolisian, media, dan masyarakat dinilai krusial untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat mengganggu kondusivitas daerah.

Mengapa Keterbukaan Polisi kepada Media Diperlukan?

Di tengah derasnya arus informasi yang belum tentu benar, keberadaan media arus utama menjadi penyeimbang. Ketua PWI Provinsi Kalsel Zainal Helmie menyambut baik keterbukaan Polresta Banjarmasin dan menyatakan kesiapan insan pers untuk mendukung upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Kami juga memiliki kewajiban moral dalam meluruskan dan menangkal informasi hoaks yang sekarang dengan mudah disebarkan melalui media sosial," ucap Zainal.

Zainal menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi yang benar. Di era digital ini, hoaks menyebar jauh lebih cepat dibandingkan klarifikasi resmi, sehingga peran wartawan untuk melakukan verifikasi menjadi sangat vital.

"Kayuh Baimbai Jaga Banua"

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Banjarmasin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Banjarmasin. Ajakan ini disampaikan dengan semangat kearifan lokal yang dekat dengan masyarakat Kalimantan Selatan.

"Mari kita kayuh baimbai jaga banua, bersama kita wujudkan Banjarmasin menjadi kota yang aman untuk seluruh masyarakatnya," ujarnya.

Zainal menambahkan, sinergitas yang terjalin antara pers dan Polri perlu terus diperkuat. Hal ini agar penyampaian informasi kepada masyarakat semakin akurat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap terciptanya Banjarmasin yang aman dan kondusif. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara institusi penegak hukum dan media dalam melayani publik.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks