Pencarian

Pamor Borneo 2026 di Banjarmasin Bukukan Komitmen Investasi Rp 62,69 Triliun, 12 Calon Investor Teken Letter of Intent

Jumat, 07 Agustus 2026 • 00:24:01 WIB
Pamor Borneo 2026 di Banjarmasin Bukukan Komitmen Investasi Rp 62,69 Triliun, 12 Calon Investor Teken Letter of Intent
Komitmen investasi Rp 62,69 triliun terkumpul dalam Pamor Borneo 2026 di Banjarmasin.

BANJARMASIN — Rangkaian Pamor Borneo 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berhasil mengumpulkan komitmen investasi senilai Rp 62,69 triliun. Komitmen itu tertuang dalam 12 Letter of Interest yang ditandatangani lebih dari 20 calon investor untuk 7 proyek strategis.

Perhelatan yang berlangsung 7–9 Agustus 2026 di Banjarmasin ini mengusung tiga pilar utama: penguatan daya saing UMKM dan perluasan akses pembiayaan, peningkatan investasi sektor riil, serta perluasan akseptasi digital dan pengelolaan uang rupiah.

15 Proyek Strategis Ditawarkan ke Investor

Investment Forum dalam Pamor Borneo 2026 memaparkan 15 proyek investasi strategis yang terdiri atas 7 proyek dari Kalimantan Selatan dan 8 proyek dari provinsi lain di wilayah Kalimantan. Para calon investor yang hadir secara langsung mendapatkan kesempatan business matching dengan pemilik proyek.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar menyampaikan, ajang ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara bank sentral, pemerintah daerah, investor, pelaku usaha, akademisi, UMKM, dan masyarakat. "Kami berharap Pamor Borneo 2026 dapat berkontribusi nyata dalam memperluas akses pasar dan pembiayaan UMKM, meningkatkan peluang investasi pada sektor riil, serta mendorong perluasan akseptasi digital di daerah," ujarnya.

Komitmen Pembiayaan UMKM Tembus Rp 6,2 Miliar

Pada pilar perdagangan, Pamor Borneo 2026 memamerkan produk fesyen, kriya, dan kuliner unggulan Kalimantan Selatan. Ajang ini juga memfasilitasi layanan SLIK bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hingga pertemuan satu lawan satu antara UMKM dengan Lembaga Jasa Keuangan.

Hasilnya, terkumpul komitmen kerja sama perdagangan antara UMKM dengan usaha perhotelan di Kalimantan Selatan senilai Rp 100 juta. Potensi realisasi fasilitasi akses kredit atau pembiayaan kepada UMKM mencapai lebih dari Rp 6,2 miliar untuk mengembangkan skala usaha dan memperluas akses pasar.

Kalimantan Target Gerbang Logistik Nasional

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin menyebut Pamor Borneo yang terselenggara sejak 2020 ini menjadi langkah konkret memperkenalkan potensi ekonomi daerah. Ia menyoroti komitmen Pemerintah Pusat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen yang menjadi peluang besar bagi Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan, untuk berperan sebagai gerbang logistik nasional.

"Kami mengharapkan agar semangat sinergi dan kolaborasi dapat terus terjalin untuk visi Kalimantan Selatan makmur, sejahtera, dan berkelanjutan," kata Muhidin.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S. Budiman menambahkan, target pertumbuhan ekonomi tinggi dan berkelanjutan menghadapi tantangan yang tidak mudah. "Dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan, dibutuhkan sinergi yang disertai dengan niat yang mulia serta memastikan manfaat bagi masyarakat Indonesia secara luas," ujarnya.

Trade and Financing Fair dalam gelaran ini turut menghadirkan kegiatan edukasi literasi ekonomi-keuangan, termasuk penguatan literasi ekonomi syariah, pembayaran digital, pelindungan konsumen, serta program Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Tema yang diangkat tahun ini, "Unlocking Kalimantan's Value-Added Growth Potential for Economic Prosperity", menegaskan komitmen mendorong potensi nilai tambah produk daerah menuju Kalimantan sebagai Superhub Ekonomi Nusantara.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediaprospek.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks