Pencarian

5 UMKM Kalimantan Selatan yang Menembus Pasar Nasional, dari Amplang hingga Sasirangan

Rabu, 29 Juli 2026 • 21:18:01 WIB
5 UMKM Kalimantan Selatan yang Menembus Pasar Nasional, dari Amplang hingga Sasirangan
Amplang ikan buatan UMKM Kalimantan Selatan siap didistribusikan ke jaringan minimarket nasional.

Banjarmasin bukan sekadar kota seribu sungai. Di balik lalu lintas perahu dan pasar terapung, ada denyut ekonomi yang digerakkan oleh pengusaha kecil. Beberapa dari mereka berhasil membawa produk khas Kalimantan Selatan ke luar pulau, bersaing dengan merek-merek nasional. Bukan karena modal besar, melainkan karena konsistensi rasa dan keberanian menjajaki kanal distribusi modern.

Artikel ini tidak menyebutkan nama toko atau harga pasti karena data tersebut tidak diverifikasi. Fokusnya adalah pada pola usaha dan cerita di balik produk-produk yang sudah terbukti menembus pasar nasional.

1. Amplang Ikan: Dari Dapur Rumah ke Minimarket Nasional

Amplang adalah stik goreng berbahan ikan tenggiri atau ikan pipih yang menjadi oleh-oleh wajib dari Banjarmasin. Produk ini sudah dikenal di Jawa sejak 2010-an, tetapi beberapa UMKM lokal mulai menembus jaringan minimarket modern seperti Indomaret dan Alfamart di luar Kalimantan dalam tiga tahun terakhir.

Pelaku usaha biasanya memulai dari dapur rumah di kawasan Banjarmasin Timur atau Martapura. Kuncinya ada pada penggunaan ikan segar tangkapan sungai, bukan ikan beku impor. Tekstur renyah dan rasa gurih yang stabil membuat amplang dari Kalimantan Selatan memiliki penggemar setia di Jakarta dan Surabaya. Untuk distribusi, mereka menggandeng reseller di Pulau Jawa yang menjual melalui marketplace dan toko oleh-oleh bandara.

2. Sasirangan: Kain Tradisional yang Dipakai Selebriti Nasional

Sasirangan adalah kain khas suku Banjar yang dibuat dengan teknik jumputan dan pewarnaan alami. Dalam lima tahun terakhir, kain ini naik kelas. Beberapa desainer nasional mulai menggunakan sasirangan sebagai bahan kebaya dan kemeja pria. Perajin di sentra sasirangan Jalan Sei Mesa, Banjarmasin, melaporkan peningkatan permintaan dari Jakarta dan Bandung.

Pembeda sasirangan Kalimantan Selatan dibanding kain tradisional lain adalah motif geometris yang tegas dan warna tanah yang khas. Perajin yang sukses menembus pasar nasional biasanya sudah mengantongi sertifikat halal untuk pewarna dan memiliki label keterangan bahan yang jelas. Mereka juga aktif mengikuti pameran di Jakarta Convention Center dan acara fashion show di Surabaya.

3. Kopi Gunung: Dari Petani Banjar ke Kedai Kopi di Bandung

Kalimantan Selatan memiliki perkebunan kopi robusta dan arabika di kawasan Pegunungan Meratus, terutama di Kabupaten Banjar dan Tanah Laut. Kopi dari daerah ini memiliki karakter body ringan dan tingkat keasaman rendah, cocok untuk kopi susu kekinian. Beberapa UMKM kopi asal Banjarbaru sudah mengirim green bean ke roastery di Bandung dan Yogyakarta.

Keberhasilan ini tidak lepas dari pendampingan Dinas Perkebunan setempat yang membantu petani memperbaiki proses fermentasi dan pengeringan. Kopi Gunung dari Kalimantan Selatan kini bisa ditemukan di beberapa kedai kopi independen di Jakarta Selatan dengan label "single origin Kalimantan". Harganya bervariasi tergantung grade, tetapi yang pasti lebih murah dibanding kopi Aceh atau Flores karena ongkos logistik yang lebih pendek ke Pulau Jawa.

4. Kerupuk Ikan Haruan: Camilan Kering yang Tahan Lama

Ikan haruan atau gabus adalah ikan air tawar yang melimpah di rawa-rawa Kalimantan Selatan. Dagingnya diolah menjadi kerupuk mentah yang digoreng sendiri oleh konsumen. Produk ini mulai populer di luar Kalimantan karena teksturnya yang ringan dan rasa gurih yang tidak amis. UMKM di kawasan Marabahan dan Barito Kuala sudah mengirim kerupuk haruan ke pasar tradisional di Jakarta dan Tangerang.

Daya tahan produk ini mencapai enam bulan jika disimpan di tempat kering, menjadikannya komoditas ekspor potensial ke Malaysia dan Brunei. Pelaku usaha biasanya menjual dalam kemasan plastik vakum ukuran 250 gram hingga 1 kilogram. Mereka mengandalkan jasa ekspedisi darat dan laut karena ongkos kirim udara terlalu mahal untuk produk berat seperti kerupuk.

5. Gula Batang: Pemanis Alami yang Dilirik Industri Minuman

Gula batang atau gula merah cetak adalah produk fermentasi nira pohon enau yang banyak diproduksi di pedalaman Hulu Sungai Selatan. Berbeda dengan gula merah Jawa yang berbentuk bulat pipih, gula batang Kalimantan Selatan dicetak dalam batangan panjang seukuran jari. Rasanya lebih pekat dengan aroma karamel yang kuat.

Dalam dua tahun terakhir, gula batang mulai digunakan oleh produsen minuman tradisional di Jakarta sebagai pemanis alami pengganti gula pasir. Beberapa UMKM di Kandangan sudah menjalin kerja sama dengan kafe di Bandung yang menjual minuman berbasis gula aren. Permintaan stabil sepanjang tahun, terutama saat bulan Ramadan ketika produksi minuman manis meningkat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah produk UMKM Kalimantan Selatan bisa dibeli secara online?
Bisa. Sebagian besar sudah tersedia di marketplace seperti Shopee dan Tokopedia dengan kata kunci "amplang Banjarmasin", "sasirangan asli", atau "kopi Kalimantan". Pastikan membaca ulasan pembeli untuk memastikan keaslian produk.

Bagaimana cara membedakan amplang asli Kalimantan dengan tiruan?
Amplang asli menggunakan ikan segar, bukan tepung ikan instan. Teksturnya renyah di luar tetapi sedikit kenyal di dalam, tidak keras seperti kerupuk pabrikan. Aromanya amis ringan khas ikan sungai, bukan amis menyengat.

Apakah sasirangan bisa dicuci dengan mesin cuci?
Sebaiknya dicuci tangan dengan air dingin dan sabun lembut. Pewarna alami pada sasirangan bisa luntur jika terkena deterjen keras atau putaran mesin yang kencang. Jemur di tempat teduh agar warna tidak pudar.

Kopi dari Kalimantan Selatan cocok untuk metode seduh apa?
Kopi robusta Kalimantan cocok untuk tubruk atau french press karena body-nya ringan. Untuk arabika, metode v60 atau pour over bisa mengeluarkan aroma buah dan cokelat yang khas. Hindari penggunaan mesin espresso karena keasamannya rendah sehingga hasilnya cenderung flat.

Apakah ada jaminan halal untuk produk UMKM Kalimantan Selatan?
Sebagian besar produk makanan seperti amplang dan kerupuk sudah bersertifikat halal MUI. Untuk sasirangan, pewarna alami dari tumbuhan biasanya halal, tetapi tanyakan langsung ke perajin jika Anda ragu dengan bahan tertentu.

UMKM Kalimantan Selatan membuktikan bahwa produk lokal bisa bersaing di pasar nasional tanpa harus mengubah identitas. Kuncinya ada pada kualitas bahan baku, kemasan yang informatif, dan keberanian menjajaki kanal distribusi modern. Jika Anda ingin mencoba, mulailah dari satu produk—amplang atau kopi—dan rasakan sendiri perbedaan rasa yang tidak bisa ditiru oleh produk pabrikan.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks