KALIMANTAN SELATAN — Tesla mengonfirmasi telah memulai uji teknis (engineering tests) Cybercab produksi pertamanya di jalan umum Austin. Pengumuman ini disampaikan melalui akun X perusahaan pada Senin (14/4) waktu setempat, disertai video yang menunjukkan kendaraan dua kursi itu melaju di jalanan kota tanpa pengemudi di kursi depan — sebuah konsekuensi desain karena Cybercab memang tidak dilengkapi setir maupun pedal.
Uji Coba Masih dalam Tahap Awal, Awak Tetap di Dalam Kabin
Meski tampil tanpa pengemudi, Tesla menegaskan bahwa ini adalah uji teknis, bukan layanan robotaksi tanpa awak. Seorang "pengawal keselamatan" (safety monitor) duduk di kursi penumpang depan selama pengujian berlangsung. Artinya, kendaraan belum sepenuhnya beroperasi secara otonom untuk penumpang berbayar.
Cybercab pertama yang tidak memiliki setir dan pedal ini keluar dari jalur produksi Gigafactory Texas pada 17 Februari lalu. Tesla kemudian mengonfirmasi dimulainya produksi saat laporan laba kuartal I April lalu. Uji coba di jalan raya merupakan langkah berikutnya yang harus dilewati sebelum kendaraan ini bisa mengangkut penumpang yang membayar.
Layanan Robotaksi Tesla Saat Ini Masih Pakai Model Y
Penting untuk dicatat: layanan robotaksi Tesla di Austin sejauh ini belum pernah menggunakan Cybercab. Sejak diluncurkan pada Juni 2025, Tesla mengoperasikan armada Model Y yang dimodifikasi dengan perangkat lunak Full Self-Driving (FSD). Awalnya, petugas keselamatan duduk di kursi penumpang, lalu dipindahkan ke kursi pengemudi pada September, dan mulai dihilangkan untuk sebagian perjalanan pada Januari lalu.
Bahkan setelah pengawal di dalam kabin ditiadakan, laporan menyebutkan kendaraan "tanpa pengawasan" Tesla masih diikuti mobil pendamping yang berisi petugas keselamatan. Saat ini, hanya segelintir kendaraan Tesla yang beroperasi tanpa pengawal di Texas.
Uji coba Cybercab adalah proses yang terpisah dan lebih panjang: memvalidasi platform perangkat keras khusus (dedicated hardware platform), bukan sekadar mengaktifkan fitur pada armada yang sudah ada.
Spesifikasi Cybercab: Bobot 1.411 Kg, Efisiensi Tertinggi Tesla
Dokumen EPA yang diajukan Tesla mengungkap spesifikasi Cybercab: bobot 3.113 pon (sekitar 1.411 kg), tenaga 219 HP, baterai 48 kWh, dan konsumsi energi 165 Wh/mi. Angka ini menjadikannya EV paling efisien yang pernah diproduksi Tesla. Elon Musk sebelumnya menyebut harga di bawah US$30.000, dan mempersempitnya menjadi sekitar US$25.000 (sekitar Rp400 juta) dalam panggilan pendapatan.
Waymo Sudah Jauh di Depan, Ini Tantangan Operasional Cybercab
Sementara Tesla masih dalam tahap uji teknis dengan pengawal di kabin, Waymo sudah menjalankan layanan komersial tanpa awak dalam skala besar. Waymo kini mengirimkan sekitar 500.000 perjalanan berbayar tanpa pengemudi per minggu di AS — dua kali lipat dari kurang dari setahun lalu — dan menargetkan satu juta perjalanan mingguan pada akhir 2026. Kendaraan Waymo beroperasi tanpa siapa pun di dalam kabin, didukung bantuan jarak jauh (remote assistance).
Pertanyaan lain muncul dari komentar pembaca soal aspek teknis: jika Cybercab kehilangan daya atau mengalami kecelakaan, bagaimana cara memindahkannya tanpa setir dan pedal? Mobil mati total biasanya bisa didorong dengan memutar setir, tapi pada Cybercab, penumpang tidak memiliki akses ke mode derek atau kontrol manual. Ini berarti setiap insiden berpotensi memblokir jalan sampai truk derek tiba — sebuah skenario yang belum sepenuhnya terjawab oleh Tesla.