Pencarian

Permintaan Saham EMAS Oversubscribed 11 Kali, Glencore dan Ping An Borong Pen

Jumat, 26 Juni 2026 • 13:22:31 WIB
Permintaan Saham EMAS Oversubscribed 11 Kali, Glencore dan Ping An Borong Pen
Saham EMAS di Bursa Hong Kong mencatat oversubscribed hingga 11 kali.

KALIMANTAN SELATAN — Pencatatan ganda saham EMAS di Bursa Efek Indonesia (IDX) dan HKEX bukan sekadar seremoni pasar modal. Debut di bursa Hong Kong pekan lalu mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 11 kali. Sebagian besar saham diserap oleh investor besar seperti raksasa komoditas Glencore, perusahaan asuransi Ping An, serta sejumlah dana institusional asal Tiongkok.

Kepercayaan Investor Jadi Kunci Hilirisasi

Tenaga Ahli Profesional Lemhannas RI, Edi Permadi, menilai pencatatan ganda ini secara material meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia. Menurutnya, dengan memenuhi standar tata kelola dan transparansi HKEX, EMAS kini masuk dalam kelompok perusahaan tambang global.

"Ini menggeser narasi dari 'risiko khusus Indonesia' menjadi 'paparan komoditas global'," ujar Edi dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (14/6). Ia menambahkan, investor kerap mendiskon aset Indonesia karena ketidakpastian kebijakan, namun langkah ini mulai mengkalibrasi ulang persepsi tersebut.

Gerbang Pendanaan untuk Smelter dan Pemurnian

Secara regional, pencatatan di HKEX disebut Edi sebagai gerbang strategis pendanaan untuk agenda hilirisasi mineral. Agenda hilir, kata dia, sangat bergantung pada investasi padat modal untuk pembangunan smelter dan fasilitas pemurnian.

"China mendominasi banyak segmen pengolahan mineral. Dengan HKEX, perusahaan Indonesia memposisikan diri lebih dekat ke ekosistem industri ini," tegasnya.

Meski demikian, Edi mengingatkan bahwa kepercayaan regional tetap sensitif terhadap koordinasi kebijakan. "Larangan ekspor atau perubahan regulasi dapat cepat mengikis keuntungan akses pasar," ujarnya.

Risiko Arbitrase dan Volatilitas Harga

Di dalam negeri, kehadiran EMAS di HKEX menjadi validasi bahwa emiten tambang lokal mampu memenuhi standar global. Hal ini berpotensi memperdalam kepercayaan pada pasar modal Indonesia. Namun Edi juga mewanti-wanti potensi selisih harga antara IDX dan HKEX yang bisa memicu volatilitas dan aksi arbitrase.

"Strategi hilir Indonesia bergantung pada kepercayaan investor jangka panjang. Pencatatan ganda EMAS berkontribusi pada aset tak berwujud yang sangat penting: kepercayaan," pungkas Edi.

Sebagian besar penawaran saham EMAS di Hong Kong merupakan saham sekunder, yang artinya hasil penjualan mengalir ke pemegang saham penjual. Hal ini menjadi catatan bahwa kepercayaan investor bersifat kondisional dan perlu terus dijaga dengan konsistensi kebijakan.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks