KALIMANTAN SELATAN — Presiden Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026). Dalam sambutannya, Kepala Negara menyebutkan bahwa pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 22 RSUD pada tahun 2025 dan kembali membangun 22 RSUD pada tahun ini. Total proyek yang direncanakan mencakup pembangunan baru sekaligus renovasi 350 rumah sakit dalam tiga tahun mendatang.
Distribusi Alat Kesehatan Modern ke 514 Kabupaten/Kota
Presiden menjelaskan, modernisasi tidak hanya menyasar infrastruktur fisik rumah sakit, tetapi juga peralatan medis. Pemerintah telah mendistribusikan hampir 1.000 unit alat kesehatan modern ke seluruh rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota. RSUD KH Muhammad Thohir disebut sudah mulai menerima sejumlah alat modern tersebut dan akan terus ditingkatkan kelengkapannya.
"Kita sudah mulai distribusi ke semua rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota. Tadi dilaporkan sebagai contoh rumah sakit ini sudah mulai punya alat-alat yang modern dan ini akan terus kita tingkatkan," ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.
Modernisasi Puskesmas dan Target Obat Murah
Selain rumah sakit, pemerintah juga memperkuat layanan kesehatan dasar melalui modernisasi fasilitas puskesmas. Presiden menekankan bahwa penguatan sektor kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, layanan kesehatan yang mudah dijangkau menjadi prasyarat untuk menciptakan sumber daya manusia yang produktif.
"Kita ingin membangun ekonomi kita yang baik, yang kuat. Kita ingin mengelola sumber-sumber alam kita, kekayaan kita sehingga kita bisa memberi pelayanan kepada rakyat yang lebih baik lagi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan target penyediaan obat generik dengan harga terjangkau. Ia menargetkan dalam satu tahun ke depan masyarakat sudah bisa mengakses obat murah. Pemerintah disebut akan mengusahakan obat generik dengan harga serendah-rendahnya untuk rakyat.
Larangan Penyelewengan dalam Pelayanan Kesehatan
Presiden memberikan pesan tegas terkait tata kelola pelayanan kesehatan. Ia memerintahkan agar tidak ada penyelewengan maupun praktik korupsi dalam layanan kepada rakyat. Pernyataan ini disampaikan di hadapan jajaran pemerintah daerah dan pengelola rumah sakit yang hadir dalam peresmian.
"Saya juga memesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi dalam pelayanan kepada rakyat. Kita akan mengusahakan obat-obat kepada rakyat yang semurah-murahnya," tegas Presiden Prabowo.
Pemerintah mencatat, program pembangunan rumah sakit ini merupakan bagian dari strategi penguatan infrastruktur kesehatan nasional yang berkelanjutan. Dengan target 350 rumah sakit dalam tiga tahun, pemerintah berharap pemerataan akses layanan kesehatan di daerah-daerah terpencil dapat terwujud secara bertahap.