KALIMANTAN SELATAN — Otorita Ibu Kota Nusantara memaparkan paket insentif fiskal berupa tax holiday, super tax deduction, dan perizinan terpadu satu pintu dalam Mahakam Investment Forum 2026 di IKN. Forum yang digelar bersama Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur itu mempertemukan pemerintah dengan pelaku usaha domestik dan asing. Sejumlah delegasi diplomatik dari Belarus, Bangladesh, Tunisia, Filipina, Hong Kong, dan Spanyol turut hadir membahas peluang kerja sama.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi Santoso menyatakan forum tersebut menjadi sarana diskusi langsung antara pemerintah dan pelaku usaha. Dalam kesempatan itu, OIKN memperkenalkan platform digital INVESTARA (Invest Platform Nusantara) sebagai kanal layanan investasi di ibu kota baru.
OIKN menempatkan kemudahan berbisnis sebagai daya tarik utama. Selain tax holiday dan super tax deduction, otorita menawarkan perizinan terpadu satu pintu bagi investor yang masuk ke Nusantara.
Paket insentif itu dipaparkan langsung kepada peserta forum, termasuk perwakilan investor yang sudah lebih dulu menanamkan modal di IKN.
Mayapada Hospital Nusantara membagikan pengalaman berinvestasi di Nusantara. Manajemen rumah sakit itu menyoroti kemudahan dan kecepatan proses perizinan sejak peletakan batu pertama hingga resmi beroperasi.
Kesaksian investor pelopor menjadi bagian penting forum. Calon investor umumnya menimbang rekam jejak perizinan sebelum memutuskan masuk ke wilayah baru.
Delegasi diplomatik dari sejumlah negara sahabat hadir dalam forum. Duta Besar Belarusia menyatakan minat memperluas pasokan pupuk potasium ke Kalimantan Timur dan IKN.
Duta Besar Bangladesh mengapresiasi konsep kota hijau Nusantara. Menurut dia, konsep tersebut dapat menjadi contoh pertukaran pengetahuan dalam pembangunan perkotaan.
Kehadiran perwakilan negara-negara itu memperluas dimensi forum dari sekadar promosi investasi menjadi jalur kerja sama lintas negara.
Penyelenggaraan MIF 2026 melibatkan tiga pihak: OIKN, Bank Indonesia, dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ketiganya berharap komunikasi dengan investor terus terjalin erat.
Harapan berikutnya adalah realisasi investasi yang berdampak nyata bagi pembangunan IKN dan pertumbuhan ekonomi daerah. Forum ini juga diposisikan sebagai instrumen mempercepat transformasi ekonomi Kalimantan Timur.
Bagi pelaku usaha, kejelasan insentif dan kecepatan perizinan menjadi dua faktor yang paling menentukan keputusan masuk. Bagi pemerintah daerah, realisasi investasi berarti tambahan basis ekonomi di luar sektor sumber daya alam.
OIKN belum merinci besaran tax holiday maupun super tax deduction yang berlaku pada gelombang investasi berikutnya. Rincian itu biasanya menjadi bahan due diligence sebelum komitmen modal diteken.
Investor juga menanti kepastian status lahan dan ketersediaan infrastruktur dasar di kawasan yang dituju. Dua hal itu kerap menjadi penghambat realisasi investasi di kawasan yang masih dalam tahap pembangunan.
Realisasi dari forum-forum sebelumnya menjadi tolok ukur. Tanpa konversi dari minat menjadi penanaman modal, rangkaian forum berisiko berhenti sebagai ajang promosi.