PKK Banjarmasin Dorong Kader Jadi Penghubung Pemerintah dan Warga, Fokus ke Kesehatan dan Pendidikan Anak

Penulis: Budi Santoso  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:03:02 WIB
Ketua TP PKK Kota Banjarmasin menandatangani nota kesepahaman dengan Dinas Kesehatan untuk mendukung pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas.

BANJARMASIN — Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kota Banjarmasin diminta beranjak dari sekadar agenda rutin menjadi garda terdepan pelayanan publik. Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hj. Neli Listriani menyebut posisi kader yang dekat dengan masyarakat adalah modal utama untuk menjembatani kebutuhan warga dengan program pemerintah.

“Program PKK harus hadir dan dirasakan masyarakat, bukan hanya kegiatan, tetapi bagaimana kader bisa menjadi penghubung antara pemerintah dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat peringatan HKG PKK ke-54 di Aula KB, Banjarmasin, Rabu (19/08/2026).

Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Melibatkan Kader

Di bidang kesehatan, TP PKK Kota Banjarmasin resmi menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Langkah ini diarahkan untuk mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis di puskesmas dengan melibatkan kader PKK di lapangan.

Neli menilai kader memiliki peran strategis untuk mengajak warga memanfaatkan layanan kesehatan sekaligus mengedukasi pola hidup sehat. “Kader PKK lebih bersentuhan dengan masyarakat, karena itu, kami ingin kader ikut menjadi penghubung agar masyarakat mendapatkan akses dan edukasi kesehatan,” katanya.

Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah Jadi Prioritas

Perhatian serupa diarahkan pada pendidikan anak usia dini. Melalui peran Bunda PAUD, Neli mendorong kader untuk menyosialisasikan program Wajib Belajar satu tahun prasekolah kepada masyarakat. Fase tersebut dinilai krusial dalam membentuk karakter, kemandirian, dan kemampuan bersosialisasi anak sebelum memasuki sekolah dasar.

“Satu tahun sebelum masuk SD sangat penting untuk membentuk karakter anak dan menjadi pondasi agar mereka siap bersosialisasi ketika memasuki sekolah dasar,” ujarnya. Ia juga meminta pemerintah kota memastikan persoalan ekonomi tidak menghalangi anak memperoleh pendidikan prasekolah, termasuk melalui pemenuhan perlengkapan seperti seragam.

Penghargaan Kelurahan dan Aksi Sosial

Rangkaian peringatan HKG PKK ke-54 juga diisi penyerahan bantuan sembako dan kursi roda kepada warga yang membutuhkan. Sementara itu, penghargaan Lomba Kelurahan Terbaik Tingkat Kota Banjarmasin diberikan kepada Alalak Selatan sebagai juara pertama, disusul Pemurus Dalam, Antasan Besar, Belitung Selatan, dan Pemurus Luar.

Adapun PKK kelurahan teraktif diraih oleh PKK Sungai Andai dan PKK Alalak Selatan. Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR menegaskan kekuatan PKK terletak pada jaringan kader hingga tingkat kelurahan, sehingga gerakannya harus terintegrasi dengan pembangunan daerah. “Program PKK tidak boleh berjalan sendiri, tetapi harus menjadi bagian yang terintegrasi dengan program pembangunan daerah,” kata Yamin.

Reporter: Budi Santoso
Sumber: kalimantanpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top