Pencarian

Bank Kalsel Serahkan CSR Budidaya Lele di Bank Sampah Bahe'mart Banjarmasin, Integrasi Kelola Sampah dan Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 • 09:16:02 WIB
Bank Kalsel Serahkan CSR Budidaya Lele di Bank Sampah Bahe'mart Banjarmasin, Integrasi Kelola Sampah dan Ketahanan Pangan

BANJARMASINBank Kalsel menyerahkan bantuan CSR budidaya ikan lele kepada pengurus Bank Sampah "Bahe'mart" di Komplek Herlina Perkasa, Kelurahan Sungai Andai, Banjarmasin Utara. Bantuan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan warga sekaligus menutup siklus pengelolaan sampah organik di tingkat RT.

Penyerahan berlangsung Rabu (16/9/2026) dan dihadiri Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin serta Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin. Turut hadir Ketua Bank Sampah "Bahe'mart" Istiqomah bersama Ardiansyah dan warga setempat.

Kolaborasi Lanjutan dari Program Tempat Sampah Sedekah Botol Plastik

Budidaya lele di PDU skala RT ini merupakan kelanjutan kerja sama Bank Kalsel dengan warga Banjarmasin dalam pengelolaan sampah. Sebelumnya, Bank Kalsel menyalurkan 20 unit Tempat Sampah Sedekah Botol Plastik yang ditempatkan di 13 titik.

Titik penempatan meliputi tujuh lembaga pendidikan, tiga masjid, satu kantor pemerintahan, dan dua lingkungan RT. Dalam tujuh bulan pelaksanaan, program itu mengumpulkan 2.380 kilogram sampah botol plastik.

Hasil penjualan sampah botol plastik kemudian dimanfaatkan kembali untuk pembuatan komposter pengurai sampah organik. Komposter inilah yang kini terhubung dengan budidaya ikan lele sebagai sumber pakan dan pupuk.

Fachrudin: Manfaat Ekonomi Sirkular bagi Warga Sungai Andai

Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin menilai integrasi pengelolaan sampah organik dengan budidaya lele dapat menciptakan manfaat ekonomi sirkular bagi masyarakat. Menurutnya, program ini menyasar dua kebutuhan sekaligus: lingkungan bersih dan pangan mandiri.

"Kami sangat mengapresiasi dedikasi Ibu Istiqomah, Bapak Ardiansyah, beserta seluruh pengurus Bank Sampah 'Bahe'mart' yang konsisten sejak berdiri tahun 2019 dalam mengelola sampah rumah tangga," ujar Fachrudin.

Fachrudin berharap bantuan tersebut tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara mandiri.

Wali Kota Yamin: Komposter Kurangi Sampah dari Sumbernya

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin mengapresiasi kontribusi Bank Kalsel melalui program tersebut. Ia menilai pengelolaan sampah dari sumbernya memberi manfaat lingkungan sekaligus membuka kegiatan produktif bagi warga.

"Komposter sampah memberikan solusi untuk mengurangi sampah dari sumbernya, sekaligus mengubah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat," kata Yamin.

Yamin menambahkan, budidaya ikan lele dapat menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Ia berharap fasilitas yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan dan dikelola secara berkelanjutan.

Menurut Yamin, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk menangani berbagai persoalan perkotaan seperti sampah dan ketahanan pangan.

Bank Sampah Bahe'mart Berdiri Sejak 2019

Bank Sampah "Bahe'mart" dikelola warga Komplek Herlina Perkasa dan telah berjalan sejak 2019. Selama itu, pengurusnya konsisten mengelola sampah rumah tangga skala lingkungan RT.

Melalui program CSR ini, Bank Kalsel menempatkan pemberdayaan masyarakat, pengelolaan lingkungan, dan ketahanan pangan sebagai satu paket kegiatan yang saling terhubung.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: metrokalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks