Pencarian

Komplikasi Kehamilan Langka p-aHUS: Ibu Ini Cari Donor Ginjal 9 Bulan Usai Melahirkan

Sabtu, 12 September 2026 • 09:20:01 WIB
Komplikasi Kehamilan Langka p-aHUS: Ibu Ini Cari Donor Ginjal 9 Bulan Usai Melahirkan
Soledad Guerrero (36) menjalani dialisis dan mencari donor ginjal sembilan bulan setelah melahirkan akibat komplikasi kehamilan langka p-aHUS.

KALIMANTAN SELATAN — Soledad Guerrero, 36 tahun, menjalani kehamilan pertamanya dengan lancar. Ia bahkan tetap berenang hingga mendekati waktu persalinan dan tidak mengalami morning sickness. Namun, situasinya berbalik drastis saat ia masuk rumah sakit untuk induksi.

Dokter memutuskan operasi caesar darurat karena masalah pembekuan darah. Setelah melahirkan bayi perempuannya pada Oktober 2025, Soledad tidak mengeluarkan urine. Kondisinya berkembang menjadi gagal hati dan gagal ginjal.

Fungsi hati Soledad akhirnya pulih. Sayangnya, ginjalnya mengalami kerusakan berat. Sembilan bulan setelah melahirkan, ia masih menjalani dialisis dan tengah mencari donor ginjal. Kisahnya dibagikan kepada ABC News dan menjadi pengingat bahwa komplikasi kehamilan bisa muncul jauh setelah persalinan.

Apa Itu p-aHUS yang Dialami Soledad?

Pregnancy-associated atypical hemolytic uremic syndrome (p-aHUS) adalah kondisi langka yang menyerang sistem komplemen, bagian dari sistem kekebalan tubuh. Pada penderita aHUS, sistem komplemen menjadi terlalu aktif.

Akibatnya, pembuluh darah kecil rusak dan terbentuk gumpalan darah kecil. Ginjal yang memiliki banyak pembuluh darah kecil paling sering terdampak. Kondisi ini bisa menurunkan fungsi ginjal dengan cepat.

Menurut penelitian, p-aHUS diperkirakan hanya terjadi pada sekitar 1 dari 25.000 kehamilan. Angka ini menjelaskan mengapa

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks