KALIMANTAN SELATAN — Jersey kandang berwarna hijau dengan aksen merah, sementara kostum tandang didominasi putih dengan paduan merah. Apparel lokal DOUR memproduksi seragam yang rencananya dipasarkan di 130 gerai di seluruh Bangladesh tersebut.
Peluncuran ini bukan sekadar seremoni biasa. Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) dan DOUR serius membawa identitas tim nasional ke panggung global.
Jersey Bangladesh Sudah Tembus Museum FIFA dan Pasar Eropa
Pengakuan internasional sudah diraih kostum anyar ini sebelum dipakai di lapangan. Jersey Bangladesh tercatat pernah dipamerkan di Museum FIFA, masuk ritel Singapura, dan tersedia di Eropa melalui Classic Football Shirts.
Menteri Muda Pemuda dan Olahraga Bangladesh, Aminul Haque, menyebut pencapaian ini sebagai kebanggaan tersendiri. Ia membandingkannya dengan era ketika tim hanya memakai jersey buatan pengurus tanpa memikirkan branding.
"Kini, jersey Bangladesh telah mendapatkan pengakuan di seluruh dunia. Ini adalah hal yang sangat menggembirakan dan membanggakan bagi kami," kata Aminul Haque dikutip dari BSS News.
Dua Tahun Kerja Sama, 20 Ribu Jersey Terjual
Kemitraan DOUR dan BFF berjalan dua tahun. Klaim penjualan menyebut sekitar 20 ribu jersey Timnas Bangladesh terjual dalam setahun terakhir — angka yang menandai pertumbuhan pasar apparel sepak bola di negara Asia Selatan tersebut.
Bangladesh lolos ke ASEAN Cup 2026 setelah menggantikan India. Di Grup A Premier Division, mereka tergabung dengan Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Bagi Timnas Indonesia, kehadiran Bangladesh menambah daftar lawan yang patut diwaspadai. Meski bukan unggulan, semangat dan dukungan publik tuan rumah bisa menjadi faktor kejutan di turnamen yang sebagian laga digelar di Jakarta ini.