Pencarian

Pemkab Tanah Laut Siapkan Embung Sarang Halang, Kapasitas 2 Juta Meter Kubik Air untuk Kikis Banjir Pelaihari

Rabu, 02 September 2026 • 14:25:31 WIB
Pemkab Tanah Laut Siapkan Embung Sarang Halang, Kapasitas 2 Juta Meter Kubik Air untuk Kikis Banjir Pelaihari
Pemkab Tanah Laut menyiapkan pembangunan Embung Sarang Halang berkapasitas 2 juta meter kubik air untuk mengendalikan banjir di Pelaihari.

PELAIHARIPemkab Tanah Laut memulai langkah besar mengatasi persoalan banjir tahunan. Satu di antaranya melalui pembangunan Embung Sarang Halang yang menyasar kawasan permukiman padat di jantung Kota Pelaihari. Rencana ini tengah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan dokumen analisis dampak lingkungan (Amdal).

Spesifikasi Embung: Lahan 50 Hektare dan Saluran 4 Kilometer

Embung Sarang Halang diproyeksikan membutuhkan lahan yang terbilang luas untuk ukuran perkotaan. Subkoordinator Operasi dan Pemeliharaan Bidang SDA DPUPRP Tala, Galih Saputra, menyebut hampir 50 hektare lahan bakal disiapkan untuk bangunan penampung air berikut tanggul pengaman.

Dengan lahan seluas itu, kapasitas tampungan air mencapai 2 juta meter kubik. Air akan dialirkan melalui saluran sepanjang sekitar empat kilometer yang dimulai dari pintu air di dekat jembatan besi, Kelurahan Sarang Halang.

Pembangunan ini tak hanya menyentuh satu kelurahan. Saluran direncanakan melewati tiga kelurahan sekaligus, yakni Sarang Halang, Karang Taruna, dan Pelaihari.

Dampak yang Diharapkan: Karang Taruna Tak Lagi Jadi Langganan Banjir

Luapan Sungai Kandangan menjadi biang kerok banjir di Pelaihari. Ketika intensitas hujan tinggi, air dengan cepat membanjiri pemukiman warga dan mengganggu aktivitas harian di kelurahan Karang Taruna dan kawasan sekitar.

"Embung ini nantinya sebagai pengendali luapan air Sungai Kandangan yang berada di dalam kota. Dari pengalaman tahun sebelumnya, jika curah hujan tinggi, wilayah Kelurahan Karang Taruna maupun kawasan permukiman di sekitar Sungai Kandangan terjadi luapan banjir," kata Galih kepada awak media, Rabu (2/9/2026).

Rumah Warga Dipastikan Tak Terdampak Pembangunan Embung

Kekhawatiran kerap muncul ketika proyek pengendalian banjir membutuhkan lahan luas yang berdekatan dengan hunian warga. Namun, perencanaan ini memastikan hal tersebut tidak akan terjadi. Galih menegaskan rumah penduduk di sekitar lokasi tidak akan tersentuh karena konstruksi embung akan dilengkapi tanggul sebagai penahan air.

"Dipastikan dalam perencanaan Embung Sarang Halang ini tidak mengenai rumah warga sekitar, karena nantinya dibuatkan tanggul," jelasnya.

Sosialisasi rencana pembangunan kepada warga dan tokoh masyarakat setempat juga telah dilakukan. Langkah ini diambil untuk memastikan warga memahami skema teknis dan manfaat proyek tersebut.

Anggaran Capai Puluhan Miliar, Mengapa Pembangunan Baru pada 2028?

Biaya yang disiapkan untuk mewujudkan embung ini tidak kecil. Berdasarkan ancar-ancar awal, nilai investasi proyek diperkirakan menembus puluhan miliar rupiah. Nilai tersebut mencakup pembangunan embung, saluran penghubung, hingga penggantian pintu air di dekat jembatan besi Kelurahan Sarang Halang yang disesuaikan dengan kapasitas air yang lebih besar.

Meski sudah masuk tahap perencanaan, pembangunan fisik belum bisa dieksekusi dalam waktu dekat. Target pengerjaan baru dijadwalkan pada 2028 setelah seluruh tahapan perencanaan, termasuk pembebasan lahan dan estimasi biaya ganti rugi, dinyatakan rampung serta dukungan anggaran daerah tersedia.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: poroskalimantan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks