Pencarian

Kapolda Kalsel Bangun 6 Kolam Bioflok untuk Padamkan Karhutla di Pengayuan Banjarbaru, Hemat Anggaran dan Efisien

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:36:01 WIB
Kapolda Kalsel Bangun 6 Kolam Bioflok untuk Padamkan Karhutla di Pengayuan Banjarbaru, Hemat Anggaran dan Efisien
Kapolda Kalsel meninjau enam kolam bioflok portabel yang dibangun untuk mendukung pemadaman karhutla di Pengayuan, Banjarbaru.

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan membangun kolam bioflok portabel berkapasitas 12 ribu liter sebagai solusi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Pengayuan, Banjarbaru. Langkah ini diambil karena lebih murah dan efektif dibandingkan pembuatan embung konvensional yang terkendala izin lahan dan minimnya sumber air saat kemarau.

BANJARBARU — Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan menginisiasi pembuatan kolam bioflok portabel untuk menampung air dalam upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru. Hingga saat ini, enam dari sepuluh kolam yang direncanakan telah selesai dibangun.

"Rencana awal ada 10 kolam kami buat dan saat ini sudah ada enam yang dibikin," kata kapolda ditemui di Posko Penanggulangan Karhutla di Pengayuan, Banjarbaru, Rabu.

Solusi Pemadaman yang Lebih Murah dan Fleksibel

Pembangunan kolam bioflok dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan metode konvensional. Sifatnya yang portabel membuat kolam bisa dipindahkan sesuai kebutuhan, sementara biaya pembuatannya jauh lebih hemat karena tidak perlu melakukan penggalian tanah untuk membuat embung.

"Belum lagi kita harus izin dengan pemilik lahan, termasuk kemungkinan minimnya ketersediaan air jika menggali tanah di saat musim kemarau," jelasnya. Sumber air untuk mengisi kolam akan dimaksimalkan dari embung yang sudah ada, termasuk danau dan aliran sungai di sekitar lokasi.

Dukungan Pemerintah Pusat dan Daerah

Inovasi ini mendapat respons positif dari Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq yang bertindak sebagai koordinator penanggulangan karhutla di Kalsel, serta Gubernur Kalsel Muhidin saat rapat koordinasi di posko setempat. Hanif bahkan mengusulkan penambahan hingga 144 kolam portabel untuk mencakup area seluas 900 hektare lahan kosong di Pengayuan.

Gubernur Muhidin mengapresiasi langkah inovatif tersebut dan berkomitmen memberikan dukungan anggaran sesuai kemampuan daerah. "Kita juga akan bikin sumur bor di sini, segala upaya dilakukan agar karhutla di sini bisa teratasi sepenuhnya," katanya.

350 Personel Gabungan Dikerahkan Selama 14 Hari

Untuk mempercepat penanganan, sebanyak 350 personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Dinas Perkebunan dan Peternakan, serta pihak swasta dan relawan dikerahkan di kawasan Pengayuan. Mereka dibagi dalam tiga shift operasional untuk melakukan pemadaman dan pembasahan lahan selama 14 hari ke depan.

Sarana pendukung yang disiapkan meliputi 14 truk tangki, 54 pompa portabel, serta kendaraan dapur lapangan dan unit water treatment milik Brimob untuk memenuhi kebutuhan konsumsi petugas dan warga terdampak karhutla.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kalsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks