MARTAPURA — Tiga anak muda asal Kabupaten Banjar berhasil menorehkan prestasi di ajang Wirausaha Muda Pemula (WMP) Berprestasi Tingkat Kalimantan Selatan 2026. Kegiatan yang digelar di Hotel Roditha Banjarmasin itu menjadi ajang pembuktian bahwa inovasi berbasis kearifan lokal mampu bersaing di tingkat provinsi.
Ketiga pemenang tersebut adalah Hanifa dengan usaha Dimsum Lam yang meraih Juara I, Salim Vad'aq melalui usaha Jamu Moro Waras sebagai Terbaik II, dan Nur Hikmah dengan usaha Dunia Sayur yang menempati posisi Terbaik III. Keberhasilan ini tidak hanya soal kemenangan, tetapi juga membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Kegagalan di Tahun Lalu Jadi Modal Juara
Di balik kemenangannya, Hanifa mengaku perjalanannya tidak mudah. Ia sempat gagal di ajang yang sama pada tahun sebelumnya, namun kegagalan itu justru menjadi bahan bakar untuk terus mencoba.
"Alhamdulillah, pastinya senang sekali berhasil meraih Juara 1. Ini kali kedua saya mengikutinya. Tahun lalu saya sempat ikut namun belum rezeki untuk lolos. Namun, saya tidak menyerah, tahun ini diberi kesempatan dan berhasil meraih juara," ujarnya.
Dimsum Lam: Konsep Freshly Made yang Menjadi Pembeda
Usaha Dimsum Lam yang dirintis sejak Juli 2023 ini kini telah berkembang menjadi dua kedai aktif dengan delapan karyawan. Kunci pertumbuhannya terletak pada konsep freshly made, di mana seluruh dimsum dibuat dan dikukus langsung di kedai tanpa menjual produk beku.
Strategi pemasaran digital juga menjadi faktor penting. Hanifa memanfaatkan media sosial dan layanan pesan antar daring untuk memperluas jangkauan pasar, sebuah langkah yang dinilai efektif mendorong pertumbuhan usaha dalam waktu relatif singkat.
Inovasi Berbahan Baku Ikan Lokal Kalimantan
Setelah meraih penghargaan tingkat provinsi, Hanifa tidak berhenti berinovasi. Ia menyiapkan langkah pengembangan usaha melalui modernisasi sistem kasir dan pembukuan digital, peningkatan kapasitas produksi, serta membuka peluang kemitraan.
"Ke depan kami akan memodernisasi pengelolaan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, membuka peluang kemitraan, serta menghadirkan inovasi varian dimsum berbahan baku lokal, khususnya ikan khas Kalimantan," katanya.
Pemkab Banjar Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Pemuda
Kepala Bidang Kepemudaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Muhari, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan kebanggaan bagi daerah. Pihaknya berharap prestasi ini memotivasi pemuda lain untuk berani berwirausaha.
"Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Banjar. Kami berharap prestasi yang diraih dapat menjadi motivasi bagi pemuda lainnya untuk terus berinovasi, berwirausaha serta menciptakan peluang kerja yang bermanfaat bagi masyarakat," ucapnya di Martapura, Selasa.
Pemerintah Kabupaten Banjar disebut terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas pemuda. Langkah ini diambil agar usaha yang dibangun dapat berkelanjutan serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.