KALIMANTAN SELATAN — Hampir semua klub Liga Premier telah menjual habis tiket musiman kelas umum untuk musim 2026/27. Arsenal, Liverpool, Manchester United, dan Tottenham memiliki daftar tunggu yang sudah berlangsung lama, bahkan mencapai lebih dari 10–20 tahun. Tottenham dilaporkan memiliki lebih dari 80.000 penggemar yang mengantre, sementara Liverpool dan Manchester United membutuhkan loyalitas selama puluhan tahun untuk mendapat tempat. Klub dengan stadion lebih kecil seperti Brighton dan Bournemouth juga tak memiliki ketersediaan karena tingginya permintaan.
Satu pengecualian datang dari Fulham. Klub asal London Barat itu masih memiliki sejumlah tiket musiman tersedia, tanpa daftar tunggu resmi, dan alokasi dilakukan berdasarkan prinsip siapa cepat, dia dapat.
Tiga Jalur Utama Mendapatkan Tiket Pertandingan Tunggal
Klub-klub Liga Premier biasanya mengalokasikan tiket dalam tiga tahap. Pertama, kepada pemegang tiket musiman. Kedua, kepada mereka yang pernah menghadiri pertandingan kandang sebelumnya, diurutkan berdasarkan poin loyalitas. Terakhir, kepada masyarakat umum selama periode penjualan umum.
Jika tidak berhasil melalui jalur resmi, penggemar bisa memeriksa pasar sekunder yang terverifikasi seperti StubHub untuk tiket menit-menit terakhir.
Harga Tiket dan Batas Maksimal Tiket Tandang
Harga tiket sangat bervariasi antar klub dan kategori pertandingan. Sebagian besar klub menerapkan harga berjenjang berdasarkan usia—dewasa, remaja, pelajar, dan lansia. Lokasi tempat duduk juga mempengaruhi harga; tribun premium jelas lebih mahal. Beberapa klub juga menglasifikasikan pertandingan ke dalam kategori, misalnya laga unggulan melawan lawan ternama masuk ke tingkatan harga lebih tinggi.
Liga Premier terus membatasi harga tiket tandang sebesar £30. Bagi yang mencari opsi lebih murah atau ingin memperbesar peluang menonton, memeriksa jadwal pertandingan tandang tim favorit bisa menjadi alternatif.
Keanggotaan: Syarat Wajib untuk Klub Papan Atas
Dalam kebanyakan kasus, keanggotaan klub disarankan atau bahkan diwajibkan untuk membeli tiket, terutama untuk pertandingan yang sangat diminati. Klub-klub top seperti Arsenal, Liverpool, Manchester United, dan Tottenham menerapkan sistem berjenjang yang memprioritaskan pemegang tiket musiman, anggota klub berbayar, lalu penjualan umum. Keanggotaan memberikan akses lebih awal ke tiket, hak mengumpulkan poin loyalitas, dan kadang konten eksklusif.
Bagi non-anggota, peluang mendapatkan tiket dari penjualan umum sangat kecil atau bahkan tidak ada untuk klub-klub tersebut. Sebaliknya, klub dengan kapasitas lebih besar atau tingkat penjualan yang tidak selalu habis mungkin mengizinkan pembelian tanpa keanggotaan menjelang hari pertandingan.