Pencarian

RALB KPRI Barakat Mandiri Sejahtera Digelar, Pemkab Banjar Dorong Penyelamatan Koperasi dan Pemulihan Hak 1.200 Anggota

Jumat, 17 Juli 2026 • 13:46:32 WIB
RALB KPRI Barakat Mandiri Sejahtera Digelar, Pemkab Banjar Dorong Penyelamatan Koperasi dan Pemulihan Hak 1.200 Anggota
RALB KPRI Barakat Mandiri Sejahtera digelar di Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, sebagai langkah penyelamatan koperasi dan pemulihan hak 1.200 anggota.

MARTAPURA — Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) KPRI Barakat Mandiri Sejahtera menjadi titik krusial bagi nasib koperasi pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Rapat yang digelar di Guest House Sultan Sulaiman itu dihadiri oleh perwakilan pengurus, anggota, serta unsur pembina dari dinas terkait.

Pemerintah Kabupaten Banjar menempatkan RALB ini sebagai langkah strategis untuk menyelamatkan organisasi sekaligus memulihkan hak-hak anggota yang sempat terkatung-katung. “Kami ingin koperasi ini kembali sehat dan dipercaya oleh para anggotanya,” ujar salah satu perwakilan Pemkab Banjar dalam sambutannya.

Apa yang Dibahas dalam RALB?

RALB difokuskan pada pembenahan tata kelola internal koperasi. Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi evaluasi kinerja pengurus lama, penyusunan rencana kerja baru, serta mekanisme pengembalian simpanan dan sisa hasil usaha anggota.

Forum ini juga menjadi ajang bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung. Sejumlah anggota mengaku sudah lama menunggu kepastian atas hak mereka yang sempat mandek akibat persoalan administrasi dan manajemen.

Pemulihan Hak Anggota Jadi Prioritas

Pemkab Banjar memastikan bahwa pemulihan hak anggota menjadi prioritas utama dalam proses penyelamatan koperasi ini. Data sementara menunjukkan sekitar 1.200 anggota terdaftar di KPRI Barakat Mandiri Sejahtera, dengan total simpanan yang belum sepenuhnya tertagih.

Belum ada angka pasti soal total kerugian atau simpanan yang belum dikembalikan. Namun, forum RALB diharapkan mampu menghasilkan peta jalan yang jelas agar hak-hak anggota bisa segera direalisasikan secara bertahap.

Langkah Konkret ke Depan

Hasil RALB nantinya akan menjadi dasar bagi pengurus baru untuk menjalankan roda organisasi secara transparan dan akuntabel. Pemkab Banjar berkomitmen mengawal proses ini agar koperasi tidak lagi terjerat masalah serupa di masa mendatang.

“Kami tidak ingin kasus ini terulang. Ke depan, pengawasan akan diperketat dan laporan keuangan harus rutin disampaikan ke anggota,” tambah perwakilan Pemkab Banjar.

KPRI Barakat Mandiri Sejahtera sendiri merupakan koperasi pegawai yang sudah lama beroperasi di lingkungan Pemkab Banjar. Keberadaannya diharapkan kembali menjadi pilar ekonomi bagi para anggotanya setelah melalui masa sulit dalam beberapa waktu terakhir.

Bagikan
Sumber: redaksi8.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks