Pencarian

Karhutla Meluas di Kalsel, BNPB Kirim Helikopter Water Bombing dan Pesawat Modifikasi Cuaca Mulai 15 Juli

Kamis, 16 Juli 2026 • 19:10:31 WIB
Karhutla Meluas di Kalsel, BNPB Kirim Helikopter Water Bombing dan Pesawat Modifikasi Cuaca Mulai 15 Juli
Helikopter water bombing dan pesawat modifikasi cuaca mulai dioperasikan BNPB di Kalimantan Selatan pada 15 Juli untuk menangani kebakaran hutan dan lahan yang meluas.

BANJARMASIN — Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan terus meluas dalam sepekan terakhir. BPBD Kalsel mencatat setidaknya 12 kejadian baru muncul dalam tiga hari saja, menjadikan total akumulasi sejak awal musim kemarau mencapai 81 titik api. Sebagian besar berhasil dipadamkan satgas darat, namun satu wilayah masih menjadi masalah serius: Tanah Laut.

Mengapa Tanah Laut Jadi Prioritas Operasi Udara?

Kepala BPBD Kalimantan Selatan, Ronny Eka Saputra, mengakui bahwa titik api di Tanah Laut masih aktif hingga beberapa hari terakhir. Penyebabnya bukan karena kurang personel, melainkan medan yang tak bisa dijangkau tim darat.

“Memang ada beberapa kejadian juga yang belum sempat, belum bisa kami tangani, yaitu di daerah Tanah Laut, terkait dengan tidak adanya akses kami menuju ke lokasi. Sehingga sampai saat ini masih aktif titik apinya,” ujar Ronny.

Kondisi inilah yang mendorong pemerintah provinsi mengajukan permohonan bantuan udara ke BNPB. Hasilnya, satu unit pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) telah tiba dan dijadwalkan beroperasi mulai 15 hingga 21 Juli. Selain itu, helikopter water bombing dan patroli udara juga mulai didatangkan untuk mempercepat penanganan.

Titik Api Terbanyak Justru di Banjarbaru

Meski Tanah Laut menjadi prioritas utama operasi udara, data BPBD menunjukkan jumlah titik api terbanyak justru berada di Kota Banjarbaru. Beruntung, sebagian besar titik di Banjarbaru masih berskala kecil dan mampu dikendalikan satgas darat sebelum meluas ke permukiman atau lahan gambut.

“Namun harapan kami beberapa hari ke depan bisa tertanggulangi dengan dilaksanakannya operasi udara melalui water bombing,” tambah Ronny. Ia juga mengonfirmasi bahwa hari ini bantuan unit helikopter untuk water bombing dan patroli udara akan tiba di Kalsel.

Status Siaga dan Antisipasi di Ring Satu Bandara

Kalimantan Selatan masih berada pada level siaga karhutla. BPBD telah mulai mengaktifkan posko siaga di seluruh kabupaten dan kota. Langkah antisipasi ekstra dilakukan di kawasan ring satu Bandara Syamsudin Noor, di mana sedikitnya delapan posko disiapkan.

Pemantauan juga diarahkan pada potensi perubahan arah angin pada puncak kemarau Agustus mendatang. BPBD khawatir pergeseran angin bisa membawa asap kebakaran langsung ke area bandara, mengganggu visibilitas penerbangan. Operasi udara yang baru tiba diharapkan mampu menekan luas karhutla sebelum musim kemarau mencapai puncaknya.

Bagikan
Sumber: dutatv.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks