Pencarian

Indonesia Manfaatkan INNOPROM 2026 untuk Jajaki MoU Industri dengan Wilayah Kirov Rusia

Kamis, 16 Juli 2026 • 10:28:01 WIB
Indonesia Manfaatkan INNOPROM 2026 untuk Jajaki MoU Industri dengan Wilayah Kirov Rusia
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu dengan Ketua Pemerintahan Wilayah Kirov Mikhail Anatolyevich Sandalov di sela INNOPROM 2026 di Rusia.

KALIMANTAN SELATAN — Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu langsung dengan Ketua Pemerintahan Wilayah Kirov, Mikhail Anatolyevich Sandalov, untuk membahas rancangan kerja sama bilateral tersebut. Pertemuan ini memanfaatkan status Indonesia sebagai Partner Country di INNOPROM 2026, pameran industri internasional tahunan yang digelar di Rusia.

Ruang Lingkup Kerja Sama: dari Bahan Baku hingga Rantai Pasok

Menperin Agus menyebut Wilayah Kirov memiliki basis manufaktur yang kuat dan menjadi mitra potensial bagi Indonesia. “Momentum ini membuka peluang yang lebih luas untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, investasi, dan teknologi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (15/4).

Ruang lingkup MoU yang tengah disusun mencakup penguatan kemitraan antar pelaku usaha, fasilitasi kolaborasi antarorganisasi, serta penyelenggaraan seminar dan konferensi bersama. Kedua pihak juga sepakat meningkatkan pertukaran informasi ekonomi guna membuka peluang kerja sama yang lebih spesifik di masa mendatang.

Bagi Indonesia, kemitraan ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk memperluas akses pasar produk manufaktur nasional ke Rusia. Di sisi lain, pelaku usaha Indonesia berpeluang memasok kebutuhan industri Rusia, mulai dari bahan baku, produk kimia, hingga komponen industri.

Tindak Lanjut: Kunjungan Langsung ke Paviliun Indonesia

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Tri Supondy, menekankan pentingnya tindak lanjut pasca-pertemuan bilateral. Kemenperin mengundang pelaku industri dari Wilayah Kirov untuk mengunjungi Paviliun Indonesia di INNOPROM 2026 maupun datang langsung ke Indonesia.

“Kami berharap semakin banyak pelaku industri di Wilayah Kirov dapat bertemu dengan pelaku industri nasional setelah kegiatan INNOPROM 2026. Dengan begitu, kerja sama industri kedua negara tidak hanya terjalin di tingkat pemerintah, tetapi juga berkembang menjadi kemitraan bisnis yang nyata dan berkelanjutan,” kata Tri.

Proyeksi ke Depan: Transfer Teknologi dan Penguatan SDM

Pemerintah menargetkan kerja sama ini tidak berhenti pada perdagangan bilateral. Ke depan, hubungan industri Indonesia dan Wilayah Kirov diharapkan berkembang menjadi proyek konkret di bidang investasi, transfer teknologi, pengembangan SDM industri, hingga penguatan rantai pasok manufaktur.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis Rusia dan kawasan Eurasia di tengah persaingan geopolitik global yang kian dinamis. Bagi investor dan pelaku bisnis, peluang ini membuka akses ke pasar baru di kawasan industri strategis Rusia.

Bagikan
Sumber: industry.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks