Pencarian

Stok Beras Nasional Tembus 5,4 Juta Ton, BULOG Sudah Serap 3,2 Juta Ton Gabah di Semester I 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 • 17:32:40 WIB
Stok Beras Nasional Tembus 5,4 Juta Ton, BULOG Sudah Serap 3,2 Juta Ton Gabah di Semester I 2026
Ketua Komisi IV DPR RI memimpin panen raya di Desa Wonosari sebagai bagian dari percepatan mekanisasi pertanian.

KALIMANTAN SELATAN — Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI di Desa Wonosari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (10/7/2026), menjadi ajang unjuk kerja nyata sinergi pangan. Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi memimpin langsung panen raya menggunakan metode manual dan combine harvester—simbol percepatan mekanisasi di sektor pertanian.

Dalam kesempatan itu, BULOG turut menyerahkan bantuan berupa timbangan digital, paket sembako untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta alat tulis bagi anak-anak di sekitar kawasan pertanian. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan memperkuat kesejahteraan petani di sentra produksi.

HPP Rp6.500 dan Serapan Gabah Tembus 3,2 Juta Ton

Siti Hediati Hariyadi mengapresiasi kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram yang dinilai memberikan kepastian bagi petani. “Petani sangat bersyukur dengan penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Ditambah berbagai bantuan yang diberikan pemerintah, kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” ujarnya.

Di sisi lain, BULOG mencatat realisasi penyerapan gabah dalam negeri hingga semester pertama 2026 mencapai 3,2 juta ton setara beras. Angka ini mendekati 80 persen dari target tahunan 4 juta ton yang ditetapkan berdasarkan Instruksi Presiden. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama dengan penyuluh pertanian, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pupuk Indonesia, serta Tim Jemput Gabah BULOG.

Stok 5,4 Juta Ton dan Target Swasembada Berkelanjutan

Dengan stok beras nasional mencapai 5,4 juta ton, BULOG optimistis target swasembada pangan dapat dipertahankan secara berkelanjutan. “Kami akan terus hadir di tengah petani, memastikan hasil panen terserap dengan baik, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat cadangan pangan nasional,” tambah Rizal.

Kunjungan kerja ini dihadiri pula oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan jajaran pemerintah daerah. Sinergi antara DPR RI, pemerintah pusat, BULOG, dan petani diharapkan semakin kokoh dalam membangun ekosistem pertanian yang produktif dan berkeadilan.

Follow kabarkapuas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rentak.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks