PARINGIN SELATAN — Suasana haru menyelimuti halaman Kantor Bupati Balangan saat ratusan jemaah haji tiba setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Bupati Abdul Hadi, Ketua TP PKK, serta unsur Forkopimda turun langsung menyambut kedatangan mereka yang telah berpisah dengan keluarga selama sekitar 42 hari.
Bupati Abdul Hadi bersyukur seluruh jemaah dan petugas haji asal Balangan kembali dalam keadaan selamat dan lengkap. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena seluruh jemaah dan petugas haji Balangan telah kembali dengan selamat dan lengkap. Semoga seluruh jemaah memperoleh predikat haji mabrur dan mabrurah," ujarnya dalam sambutan.
Mengapa Jemaah Diminta Pantau Kesehatan Selama 21 Hari?
Bupati mengingatkan bahwa perubahan cuaca ekstrem dan padatnya aktivitas selama ibadah haji dapat memengaruhi kondisi fisik jemaah. Ia secara khusus mengimbau para jemaah untuk tidak mengabaikan gejala sakit ringan.
"Jemaah diminta memantau kondisi kesehatan selama 21 hari setelah kepulangan dan segera memeriksakan diri ke puskesmas apabila mengalami keluhan," kata Hadi. Imbauan ini disampaikan mengingat masa inkubasi beberapa penyakit bisa muncul beberapa pekan setelah perjalanan panjang.
Harapan Bupati: Pengalaman Haji Bawa Perubahan Positif
Dalam kesempatan yang sama, Hadi berharap pengalaman beribadah di Tanah Suci membawa dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Ia mendorong para jemaah untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing.
"Semoga pengalaman selama beribadah di Tanah Suci membawa perubahan positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun bermasyarakat," ujarnya. Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Acara penyambutan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji Kabupaten Balangan dalam keadaan selamat. Keluarga yang menunggu sejak pagi akhirnya bisa melepas rindu setelah lebih dari sebulan berpisah.