PELAIHARI — Proses pergantian kepemimpinan di tubuh DPC PPP Kabupaten Tanah Laut resmi dimulai. Partai berlambang Ka'bah itu menggelar Musyawarah Daerah (Musda) yang dihadiri pengurus hingga kader dari berbagai tingkatan. Agenda utama forum ini adalah memilih ketua umum baru untuk periode berikutnya.
Siapa Calon Pengganti yang Muncul?
Hingga pelaksanaan Musda, figur yang akan memimpin DPC PPP Tanah Laut masih menjadi teka-teki. Belum ada satu pun nama yang secara resmi diumumkan sebagai calon tunggal atau pun kandidat kuat. Situasi ini memicu spekulasi di kalangan kader dan pengamat politik lokal.
Beberapa pihak menduga proses penjaringan akan berlangsung dinamis. Musda menjadi ajang bagi figur-figur baru atau petahana untuk mengukur dukungan dari pengurus di 11 kecamatan se-Tanah Laut.
Proses Musda: Tahapan dan Agenda
Musda DPC PPP Tanah Laut berlangsung tertutup di salah satu gedung pertemuan di Pelaihari. Rangkaian acara dimulai dengan laporan pertanggungjawaban pengurus lama, dilanjutkan pembahasan program kerja, dan puncaknya pemilihan ketua baru.
Forum ini juga membahas konsolidasi internal partai menjelang Pilkada dan Pemilu mendatang. PPP menargetkan peningkatan kursi di DPRD Tanah Laut yang saat ini hanya memiliki dua wakil.
Apa yang Diperebutkan di Balik Kursi Ketua?
Kursi ketua DPC PPP Tanah Laut dinilai strategis karena partai ini tengah berupaya bangkit dari keterpurukan elektoral. Dalam dua pemilu terakhir, perolehan suara PPP di daerah tersebut stagnan. Ketua baru diharapkan mampu merekrut kader milenial dan memperkuat basis di wilayah pesisir yang menjadi lumbung suara.
Selain itu, posisi ini juga menjadi kunci dalam menentukan arah koalisi partai di tingkat kabupaten. Beberapa kader menyebut pentingnya figur yang bisa menjembatani kepentingan pusat dan daerah.
Langkah Selanjutnya Setelah Musda
Setelah ketua baru terpilih, langkah pertama yang akan dilakukan adalah merombak struktur kepengurusan. Pengurus harian dan bidang-bidang akan diisi sesuai visi ketua terpilih. Target berikutnya adalah melakukan kaderisasi dan pemetaan politik untuk Pilkada 2029.
DPC PPP Tanah Laut juga akan segera berkoordinasi dengan DPW PPP Kalimantan Selatan untuk mendapatkan pengesahan hasil Musda. Proses ini biasanya berlangsung dalam waktu satu hingga dua pekan setelah pemilihan selesai.