BANJARBARU — Ketentuan penggunaan Bantuan Presiden di Kota Banjarbaru tertuang dalam juknis yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri. Zaini menyampaikan hal itu usai Salat Istisqa di depan Kantor Balai Kota Banjarbaru, Selasa (2/11/2026) pagi.
Menurut Zaini, dana Banpres tidak bisa dialihkan ke penanganan banjir meski hujan lebat datang lebih awal dari prediksi BMKG. "Tidak diperbolehkan. Semua Banpres khusus Karhutla saja," katanya kepada Redaksi8.com.
Juknis Kemendagri mengunci peruntukan Banpres pada penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Tidak ada klausul yang membolehkan dana itu dipakai untuk mitigasi banjir atau penanganan genangan.
Zaini menegaskan posisi dana tersebut sudah final. Pemkot Banjarbaru tidak punya ruang untuk menggeser alokasi ke kebutuhan lain di luar Karhutla.
Untuk mitigasi dan penanggulangan banjir, BPBD Banjarbaru menyiapkan dana melalui anggaran perubahan tahun 2026. "Iya, pakai anggaran perubahan 2026," ungkap Zaini.
Musim penghujan menurut data BMKG sedianya baru bermula November. Kenyataannya, hujan lebat di ibu kota Kalimantan Selatan sudah turun pada Sabtu (31/10) siang.
Empat kelurahan di bantaran Sungai Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Kecamatan Cempaka, paling sering terdampak luapan air setelah hujan deras.
BPBD Banjarbaru menyiagakan langkah mitigasi menyusul prediksi puncak musim hujan dari BMKG. Sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana disiapkan, termasuk perbaikan dan servis menyeluruh mesin-mesin evakuasi serta perahu karet.
Penanganan banjir dikoordinasikan terpusat melalui BPBD dengan dukungan lintas instansi. "Penanganan bencana ini dikoordinasikan secara terpusat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan didukung oleh lintas instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Dinas PUPR yang turut memegang peran dalam normalisasi sungai dan persiapan sumur bor," terang Zaini.
Dinas PUPR memegang peran pada normalisasi sungai dan persiapan sumur bor. Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial masuk dalam jejaring dukungan saat bencana terjadi.