Bupati Tabalong Berang, 23 dari 37 ASN Pendaftar Komcad Tak Hadir saat Pelepasan di Kodim 1008

Penulis: Deni Kurniawan  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 16:46:02 WIB
Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani memimpin langsung acara pelepasan Komcad di Kodim 1008/Tabalong.

TANJUNG — Kekecewaan Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani memuncak saat memimpin langsung acara pelepasan Komcad di Kodim 1008/Tabalong. Dari 37 ASN Pemkab Tabalong yang mendaftar, hanya 14 orang yang hadir. Selisih 23 orang itu menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.

Rifani menyebut ketidakhadiran peserta yang sudah mendaftar sebagai bentuk pengabaian tugas. Ia menegaskan akan mengevaluasi setiap ASN yang absen dan mengenakan sanksi sesuai aturan kepegawaian.

Sanksi Menanti ASN yang Absen Tanpa Alasan

Bupati menyampaikan langsung ancaman sanksi di hadapan peserta yang hadir. Menurutnya, ASN yang menerima surat tugas resmi wajib menjalankan kewajiban itu dan tidak boleh mengabaikannya.

"Kami ucapkan terima kasih bagi yang hari ini bersedia hadir, sementara yang tidak tentu akan mendapat hukuman atau sanksi sesuai dengan kepegawaian," tegas Rifani.

Ia menilai keikutsertaan dalam Komcad berkaitan erat dengan upaya bela negara. Karena itu, absennya peserta yang sudah mendaftar perlu dievaluasi, bukan sekadar dicatat sebagai ketidakhadiran biasa.

Disiplin dan Kekompakan Jadi Pelajaran Utama

Rifani berharap ASN peserta Komcad mengambil pelajaran soal disiplin, kekompakan, semangat bela negara, dan cinta Tanah Air. Nilai-nilai itu, lanjutnya, tidak berhenti di pelatihan tetapi harus diterapkan dalam tugas sehari-hari sebagai pelayan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa ASN memiliki kewajiban menjalankan tugas yang diberikan negara. Surat tugas resmi, menurut Rifani, bukan dokumen yang bisa diabaikan begitu saja.

Komcad untuk Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Aparatur

Pasiter Kodim 1008/Tabalong, Kapten Inf Fendri Riyanto, menjelaskan tujuan keikutsertaan ASN dalam Komcad. Program itu diarahkan untuk memperkuat pertahanan negara sekaligus menumbuhkan nasionalisme dan militansi.

Khusus bagi ASN, Komcad diharapkan memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan aparatur pemerintahan. Program ini juga meningkatkan kesiapsiagaan apabila negara membutuhkan.

Evaluasi terhadap 23 ASN yang absen menjadi langkah pertama Pemkab Tabalong. Bupati belum menyebut bentuk sanksi spesifik, tetapi menegaskan penerapannya akan mengikuti ketentuan kepegawaian yang berlaku.

Reporter: Deni Kurniawan
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top