KALIMANTAN SELATAN — Suryo Nugroho/Muh Al Imran menyumbang emas ke-13 Indonesia di Asian Para Games 2026 setelah menaklukkan Shin Kyung Hwan/Cho Nadan dua gim langsung 25-23, 21-8 pada final ganda putra SL3-SU5. Kemenangan di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jumat (23/10), itu menambah koleksi emas Merah Putih dari cabang para badminton menjadi tiga.
Duel berdurasi 40 menit tersebut memaksa Nugroho/Imran bekerja ekstra di gim pertama sebelum benar-benar lepas kendali di gim kedua. Shin/Cho sempat menahan laju wakil Indonesia hingga kedudukan 20-20, tetapi pasangan Merah Putih menutup gim pembuka dengan 25-23.
Setelah lolos dari tekanan di gim pertama, Nugroho/Imran mengubah wajah pertandingan. Mereka menjaga jarak poin tetap lebar dan menutup laga dengan 21-8, angka yang tidak memberi ruang bagi pasangan Korea Selatan untuk bangkit.
Kemenangan itu melengkapi performa cabang para badminton Indonesia di ajang ini. Tim Merah Putih menyumbang tiga emas dan dua perak dari cabor tersebut.
Tambahan emas dari nomor ganda putra SL3-SU5 membuat Indonesia mengoleksi total 12 emas, 16 perak, dan 36 perunggu. Posisi Merah Putih di klasemen sementara medali Asian Para Games 2026 ikut naik ke peringkat kedelapan.
Perburuan medali belum berhenti. Pada hari terakhir penyelenggaraan, Sabtu (24/10), wakil Indonesia masih turun di sejumlah cabang, termasuk Para Archery dan Boccia.
Dengan emas ini, tekanan bagi kontingen Indonesia di hari terakhir tetap terjaga. Cabang Para Archery dan Boccia menjadi peluang terakhir menambah pundi medali sebelum Asian Para Games 2026 ditutup.